Akademisi : Reshuffle Menteri, Bantuan dan Pembangunan Lampung Bisa Batal Atau Tertunda

Akademisi : Reshuffle Menteri, Bantuan dan Pembangunan Lampung Bisa Batal Atau Tertunda

658
0
BERBAGI

BANDARLAMPUNG, Lensalampung.com – Akibat reshuffle jilid II yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla dikabarkan jika pembangunan Lampung, khususnya bantuan dari Kementrian Perhubungan (Kemenhub) akan dibatalkan.

Sebab, diketahui era Menteri Perhubungan Ignasius Jonan akan memberikan bantuan bus kepada Pemerintah Provinsi Lampung sebanyak 30 dan kemudahan menuju Bandara Raden Inten II, yang akan membuat rute jalur kereta api Tanjungkarang-Bandara.

Menurut, akademisi Universitas Lampung, Yusdianto, bahwa bisa saja jika bantuan yang akan diberikan oleh pemerintah pusat akan dievaluasi kembali oleh menteri yang baru. Hal itu tentu akan ada kebijakan baru akibat adanya pembantu presiden yang terkena reshuffle.

“Ya, tentu karena pak Jonan sudah diganti oleh Budi Karya Sumadi, pasti akan ada perubahan kebijakan, yang pasti memeliki dampak ke Lampung,” ujar Yusdianto, Kamis (28/7) saat dimintai tanggapanya oleh Lensalampung.com.

Dosen di fakultas hukum Lampung ini menambahkan, hal ini bukan menjadi hal yang tidak aneh ketika pemipin berubah.  “Karena setiap pimpinan (menteri) pasti kebijakan berubah,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Idrus Efendi menyatakan, jika keinginan dari kementrian perhubungan untuk membuat jalur kereta dan bantuan bus tidak akan batal atau tertunda.

“Inssa Allah itu tetap berjalan, karena kan masih ada dirjen perhubungan darat dan dirjen perkeretaapian pada kemenhub. Ya, moga tetap berjalan bantuan tersebut,” tandas dia.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan membangun jalur kereta api (KA) penumpang yang menghubungkan Bandara Raden Inten-Stasiun KA Tanjungkarang tahun 2017. (Ist)

TIDAK ADA KOMENTAR