Panas, Akibat Ulah Ahok : Banser dan Pagar Nusa Tuba Siap ke...

Panas, Akibat Ulah Ahok : Banser dan Pagar Nusa Tuba Siap ke Jakarta

2349
0
BERBAGI
Ratusan Anggota Banser, saat mengikuti diklat. Foto; Doc PWNU Lampung

TULANGBAWANG, Lensalampung.com – Sikap kasar dan peryataan pedas tersangka penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dalam kasus persidang ke 8-menuai buntut panjang. Sikap tercela Ahok terhadap ulama besar sekaligus Rois AM KH. Makruf Amin yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat. Memancing kemarahan Keluarga Besar Nahdatul Ulama (NU), Se-Indonesia tak terkecuali juga yang ada di Kabupaten Tulangbawang.

Pasca statement Ahok, ribuan Anggota Banser dan Pagar Nusa menyatakan bersiap dalam satu komando. Ketegasan tersebut dikatakan lansung Ketua Tanfidz Pimpinan Cabang NU Kabupaten Tuangbawang, KH. Dimyati Rifa’I, bahwa menuntut Ahok untuk meminta maaf secara langsung terhadap KH. Ma’ruf Amin sebagai Ketua MUI, dimana beliau juga sebagai Guru Besar ROIS AM PBNU.

“Kami sangat tersinggung dengan hardikan Ahok bernada keras pada KH. Ma’ruf Amin, selaku guru dan panutan para pengikut NU, Namun, kami tetap menghormati proses hukum yang sedang berlangsung, kami tidak akan mengikut campur dalam proses tersebut, meskipun sudah ada bantahan dan penjelasan dari Tim Pengacara dan Tim Pemenangan Ahok-Djarot, kami tetap melayangkan protes keras, ” tegas Dimyati Rifa’I kepada media, Rabu (1/2).

Lebih lanjut KH. Dimyati mengatakan, selaku Ketua PC NU Kabupaten Tulangbawang menyerukan pada seluruh warga NU yang dimulai dari Ranting, MWC baikpun seluruh lembanga dan badan otonom, bahkan yang paling terurama Banser serta pagar nusa untuk mengasah kembali ilmu-ilmu kesaktian dan kedigjayaan, para Agniya Agniya NU.
segera mempersiapkan segala sesuatu hal, apabila di intruksikan untuk berangkat ke Jakarta dari PBNU.

“Semuanya harus Bersatu menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi. Disisi lain juga kami meminta aparat penengak hukum untuk memproses dan mengusut peryataan Ahok yang mengatakan memiliki bukti telpon mantan Presiden RI, SBY dan KH. MA, ” jelas KH. Dimyati (Ist)

TIDAK ADA KOMENTAR