Baru Pertama Didengar, Penyidik Polres Tuba Upaya Mediasi Soal Pencurian Harrow Tracktor

Baru Pertama Didengar, Penyidik Polres Tuba Upaya Mediasi Soal Pencurian Harrow Tracktor

235
0
BERBAGI

TULANG BAWANG, Lensalampung.com – Baru kali pertama didengar adanya proses mediasi di pihak penyidik kepolisian dalam menangani perkara Tindak Pidana Pencurian. Yaitu, Polres Tulang Bawang Polda Lampung kembali melakukan pemanggilan terhadap Budiyanto (35) Mantan Anggota DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) dengan Rodi Hartono (40) dan Kadarsyah STBR terkait polemik permasalahan penggelapan Harrow Tracktor.

Pemanggilan tersebut diketahui tidak secara resmi dan diduga pemanggilan kedua belah pihak antara Budiyanto dan Rodi Hartono sebagai terlapor penggelapan Harrow Tracktot dan Kadarsyah STBR sebagai pihak pelapor tersebut untuk dilakukannya proses mediasi untuk menempuh jalur damai.

Hal itu diakui Kadarsyah STBR yang mengatakan dirinya terkejut atas pemanggilan dirinya ke Polres Tulangbawang pada Selasa (29/10/2019) sekira pukul 13.30 Wib untuk dipertemukan dengan Budiyanto dan Rodi Hartono serta beberapa pihak lain diruangan Penyidik Polres Tulangbawang.

“Jadi saya juga bingung dasar pemanggilan saya ini apa, soalnya mendadak salah satu penyidik Polres Tulangbawang menghubungi saya melalui telepon dan menyuruh saya datang ke Polres Tulangbawang,”Ungkap Kadarsyah STBR seusai dari Mapolres Tulangbawang.

Setibanya di Mapolres Tulangbawang, lanjut Kadarsyah STBR, tiba-tiba dipertemukan dengan pihak terlapor yaitu Budiyanto beserta keluarga di ruangan Reserse Kriminal Umum untuk proses mediasi.

“Ada beberapa pembicaraan yang dibahas didalam ruangan tersebut yang mengarah pada proses mediasi yang menyarankan saya dengan pihak terlapor Budiyanto untuk menempuh jalan damai secara kekeluargaan, otomatis saya menolak jika seperti itu jalurnya,”tegas Kadarsya STBR.

Kadarsyah STBR juga menambahkan, menurut penyidik bahwa mediasi itu atas permintaan pelapor dan terlapor.” Nah, saya merasa tidak meminta untuk di mediasi, saya kira pemanggilan terhadap saya ini karena ada proses lanjutan dari penyidik, sebab penyidik kan sudah melayangkan SPDP ke Kepala Kejaksaan Negeri Tulangbawang,”tuturnya.

Sebelumnya, pada Senin (28/10/2019) ditemui wartawan diruang kerjanya Kasat Reskrim Polres Tulangbawag AKP Sandi Galih Putra mengatakan permasalahan ini sudah diproses sesuai prosedur yang berlaku dan tidak akan ada proses mediasi.

“Untuk prosesnya masih berlanjut sesuai prosedur bahkan¬† SPDP itu sudah sempet dikirim ke Kejaksaan Negeri Tulangbawang, jadi tidak akan ada proses mediasi lagi karena kami juga tidak ada kewajiban ke arah situ (mediasi),”kata dia. (Rls/FW-MTB).

TIDAK ADA KOMENTAR