Begini Kata Warga Penumangan Tubaba Setelah Mendapatkan Bantuan Rehabilitas Rumah

Begini Kata Warga Penumangan Tubaba Setelah Mendapatkan Bantuan Rehabilitas Rumah

188
0
BERBAGI

TUBABA.Lensalampung.com -Warga Tiyuh Penumangan Kecamatan Tulang Bawang Tengah,Kabupaten Tubaba,Mengucapkan Terimakasih Kepada Pemerintah Pusat Dalam Hal Ini Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) Yang Telah Merenovasi Rumah Mereka Lelalui Program RS-RPLH (Rehabilitas Sosial Rumah Tidak Layak Huni).

Program RS-RPLH ini, pada tahun 2018 ini Kabupaten Tubaba mendapatkan 80 unit RTS,yang mana Tiyuh Penumangan mendapatkan 10 Unit.Meskipun masih warga banyak yang memang rumahnya tidak layak huni,namun implementasi program ini dipastikan tepat sasaran.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tubaba, Khususnya Dinas Sosial,Kementerian Sosial yang telah memberikan bantuan kepada saya sehingga rumah saya yang kemarin terbuat dari bambu,kini sudah semi permanen berkat program RS-RPLH.”Ungkap Mulyadi salah satu penerima bantuan warga Tiyuh Penumangan.Rabu (12/12/2018).

Senada juga diungkapkan oleh Nurhayati,janda berusia sekitar 65 tahun ini mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan pemerintah itu.Karena, kata dia,rumah yang saat ini berbentuk minimalis itu sebelum di rehabilitas dinding rumahnya ini merupakan terbuat dari bambu dan papan.

Meskipun kedatangan wartawan ke kediamannya itu membuat janda yang dikenal sebagai tukang urut ini sempat ketakutan lantaran ia mengaku pernah didatangi oleh oknum wartawan yang mempermasalahkan rehabilitas rumahnya itu.” Saya kira bapak-bapak ini sama dengan yang datang waktu itu ngaku wartawan tapi malah menyalahkan kami menyalahkan ketua kelompok kami.”Kata dia.

“Padahal,rumah saya sebelum di rehab dindingnya bambu dan sangat kecil.Ini kita bisa lihat sendiri,saya sudah bisa bertamu,ukurannya sudah luas.Saya pribadi kalau tidak ada bantuan ini mungkin entah kapan rumah saya bisa seperti ini,untuk itu sekeluarga besar saya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah.”Tukas Nurhayati.
(Red).

TIDAK ADA KOMENTAR