Biaya Berobat Bocah Terkena Kelenjar Air Mata Ditanggung Pemda Tubaba

Biaya Berobat Bocah Terkena Kelenjar Air Mata Ditanggung Pemda Tubaba

482
0
BERBAGI

TUBABA.Lensalampung.com- Muhammad Dodi Saputra,Bocah Berusia 6 Tahun Yang Diduga Mengindap Penyakit Kelenjar Air Mata tepat Dibagian Wajahnya Akhirnya Pemkab Tubaba Tanggung Pengobatan Ke RSCM. 

Anak dari pasangan suami istri Puspito dan Yati,warga RW 02 Tiyuh Kagungan Ratu Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU) mendapatkan pengobatan gratis dari pemda tubaba yang melalui Dinas Kesehatan setempat untuk dilakukan tindakan medis di Rumah Sakit Cipto Mangun Kususmo (RSCM) di Jakarta.

“Dodi akan kami bawa besok ke RSCM di Jakarata tentunya untuk dilakukan tindakan medis sehingga dia bisa sembuh dan sehat normal seperti anak-anak seusianya,”Kata Perana Putera,Plt Kepala Dinas Kesehatan Tubaba melalui Wahyudi Alamsyah,Kabid Kesehatan Masyarakat saat berkunjung ke kediaman Puspito.(11/7/2018).

Dodi akan dibawa oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tubaba bersama keluarga yang akan menjaga Dodi selama di RSCM nanti pada Kamis (12/7/2018) pagi.”Besok pagi langsung dibawa, kunjungan kita ke rumahnya tadi dalam rangka melihat kondisi Dodi,dan memberikan sedikit bantuan berupa susu dan biskuit.”Jelasnya Wahyudi.

Wahyudi Kabid Kesehatan Masyarakat menerangkan,berbagai persyaratan untuk pengobatan tersebut telah dilengkapi oleh pemerintah.Sehingga, kunjungan yang dilakukan Dinas Kesehatan bersama dengan Kepala Puskesmas Marga Kencana,Bidan Desa, dan Perwakilan Aparatur Tiyuh Kagungan Ratu juga guna memastikan kesiapan untuk keberangkatan kamis pagi itu.”Kunjungan tadi kami dari dinas, kepala puskesmas,bidan desa,dan ibu lurah.Kalau BPJS,KTP,dan Kartu Keluarga sudah dipersiapkan dan memang sudah difasilitasi oleh aparatur tiyuh juga Dinas Kesehatan yang mengurus BPJS-nya.”Papar Wahyudi.

Tambah Wahyudi,keluarga Puspito merupakan warga baru di Kabupaten Tubaba.Namun,kata dia,dalam menjamin kesehatan masyarakat,pemkab Tubaba tidak melihat siapa warga tersebut.”Iya, keluarga ini baru satu tahun setengah disini.Yang terpenting adalah,Dodi bisa diobati dan semoga bisa sembuh normal,”harapnya.

(DD).

TIDAK ADA KOMENTAR