Bupati Lampura Dukung Program PAUD

Bupati Lampura Dukung Program PAUD

917
0
BERBAGI

Lampung Utara, Lensalampung.com – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, bersama Himpunan pendidikan anak usia dini (Himpaudi) Provinsi Lampung, lakukan implementasi kurikulum 2013 bagi pendidik PAUD se Kabupaten Lampura diaula tapis Pemkab setempat, rabu (3/8/2016) pagi.

Turut hadir dalam seminar sehari kurikulum 2013 itu, Ketua umum pengurus himpaudi wilayah provinsi Lampung dr.Ir.Citra Persada,M.SC, Pembina himpaudi kabupaten Lampura H.Agung Ilmu Mangkunegara, Hj.Endah kartika Prajawati selaku bunda paud Lampura, ketua umum Paud Lampura Hj.Dewi Anggraini.

Diuraikan Ketua Umum Wilayah Provinsi Lampung Ir.Dewi Persada, para guru PAUD adalah orang-orang sukarelawan yang ingin merubah Lampura untuk keluar dari keterpurukan. Karena ditingkat Nasional memang menargetkan tahapan PAUD berkualitas namun saat ini Indonesia terus berbenah.

“Ketika guru salah mengajar, satu generasi akan menjadi korban antisipasi itu keterampilan guru harus digerakkan. Untuk itu Himpaudi Provinsi akan meningkatkan pendidikan untuk tingkat dasar dan tingkat berjenjang. Untuk itu kita adakan seminar sehari ini,” kata Dewi, disela sela sambutanya, seminar guru Paud, Rabu (3/8/2016).

Ditempat yang sama, Endah Kartika Prajawati Agung, menilai, Kurikulum 2013 sendiri menjadikan peserta didik lebih senang dengan basis aktifvitas langsung terpusat kepada anak. Dan guru lebih berperan sebagai fasilitator dengan mengkomunikasikan secara intens apa yang diperlukan anak didik.

“Karena itu saya mengajak kepada kita semua dengan segala kapasitasnya mari kita bekerja secara propesional Berat sama dipikul ringan sama dijinjing menuju generasi cermerlang,” ujar Endah, rabu (3/8/2016).

Sementara itu Bupati Lampura Hi.Agung Ilmu Mangkunegara sebagai Pembina Himpaudi Lampura menyampaikan bentuk motivasi, yang mana tidak ada murid yang hebat tanpa guru yang hebat, bagus atau tidaknya Lampura dari pendidikan. Digambarkannya, di luar negeri anak-anak diajarkan untuk berprilaku sopan dan diajarkan untuk membung sampah pada tempatnya. Para guru dan orang tua harus memberikan contoh yang baik kepada anak.

“Saya menyambut positif dengan diadakannya kegiatan ini dalam rangka mentransfer ilmu.
Mari kita sama-sama bangun dunia pendidikan di Lampura bersatu kita kuat bersama kita hebat,” tutur Agung.

Secara singkat, ketua pelaksana, Imam Hanafi menjelaskan, agenda itu dilakukan mengingat undang undang nomor 20 tahun 2003, Permendikbud nomor 146 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 permendikbud 137 tahun 2014 tentang standar paud, serta program kerja himpaudi provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Utara. Dimana Lampura saat ini masih banyak sisi pembenahan yang harus dilakukan seperti kurangnya sarana paud, kurangnya pemahaman dasar guru pembimbing paud dan lain sebagainya.

“Dari dasar itulah seminar ini kita lakukan, dengan tujuan meningkatkan profesional tenaga pendidik, menjalin kemitraan berbasis kopetensi sehingga tercipta anak didik yang unggul dibidangnya.” Ujar ketua pelaksana Imam Hanafi yang juga selaku Kabid PFNF Dinas Pendidikan, Lampura, rabu (3/8/2016) pagi

Dan perlu diketahui, masih kata Imam, anak berusia 0 sampai 6 tahun itu masa memulai aktifitas pembelajaran, memasuki perkembangan usia 4 tahun kecerdasan anak mencapai 80 persen. untuk itu Paud di Lampura terus ditingkatkan dengan target 1 desa 1 paud. Saat ini dari 80 desa yang tadinya tidak ada paud sekarang tinggal 20 desa lagi.

“Pemerintah Lampung Utara saat ini telah berkomitmen penuh, dimana bapak Bupati H.Agung Ilmu Mangkunegara, telah menganggarkan sebesar 4 milyar untuk peningkatan Paud.” Imbuhnya. (Ben)

TIDAK ADA KOMENTAR