Disnakkeswan Lampung Tolak Daging Kerbau Impor Asal India

Disnakkeswan Lampung Tolak Daging Kerbau Impor Asal India

956
0
BERBAGI

BANDARLAMPUNG, Lensalampung.com – Isu bahwa akan masuknya daging impor kerbau dari India ke Lampung, ditanggapi oleh Desy Roman Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan). Menurut dia secara tegas menolak kedatangan daging tersebut, karena kualitas daging India belum bebas dari penyakit mulut dan kuku jadi kita tetap menolak daging india tersebut.tegasnya   

“Saya sudah meminta kepada Bulog , bahwa Lampung menolak daging kerbau dari india. Sebenarnya kita memiliki pertenakan sapi yang cukup, dari pada kedatangan daging kerbau dari india yang mengakibatkan ternak sapi di Lampung jadi penyakit lebih baik kita menolak. Ujarnya saat dikonfirmasi didepan balai seratun, Senin (18/7).

Sementara Menanggapi itu Perum Bulog Divre Lampung hingga kini masing menunggu masuknya daging sapi beku dari India yang diimpor oleh pemerintah pusat melalui Perum Bulog yang kabarnya akan dikirim pada Juli 2016.

Humas Perum Bulog Divre Lampung, Suzana, pihaknya juga belum mengetahui berapa bagian yang akan didapat dari import daging sapi beku tersebut. “Kita belum  tau infonya akan dapat berapa bagian. Tetapi kita masih menunggu kabat dari pusat,” katanya melalu seluler, Senin (18/7).

Menurutnya, pembagian daging sapi beku ini dilihat dari daerah mana saja yang kiranya mengalami rawan akan gejolak harga dan keberadaan stock yang tidak mencukupi. Namun, lanjutnya dipastikan Provinsi Lampung akan mendapatkan bagian dari impor itu.

Untuk harga jual daging sapi tersebut, Suzana mengisarkan Rp 80 ribu hingga Rp 95 ribu per Kilogram (Kg). Dimana untuk daging sapi utuh harganya Rp 90-95 ribu per Kg, sedangkan daging  sapi berlemak seharga Rp 80 ribu per Kg.

Suzana menambahkan, dalam pemasarannya Bulog memiliki dua cara untuk menjual daging sapi beku itu, yakni membuat jaringan ke pedagang melalui kabid komersil atau menjualnya  sendiri. Adapun sasaran penjualannya adalah restoran-restoran besar.

Seperti diketahui, Perum Bulog ditugaskan untuk mengimpor 10 ribu ton daging sapi beku hingga Desember 2016 dengan terdapat jeroan berupa hati dan jantung.

Untuk diketuahui Perum Bulog menargetkan impor daging asal India yang dilakukan BUMN pangan tersebut akan masuk sebanyak 9000 ton hingga akhir Juli 2016 sebagai upaya mengamankan harga daging di dalam negeri. (Ist)

TIDAK ADA KOMENTAR