Heboh Pasar Murah : Dari Seorang Anak Histeris Terpisah dari Ibu, Hingga...

Heboh Pasar Murah : Dari Seorang Anak Histeris Terpisah dari Ibu, Hingga Dua Orang Perempuan Pingsan

1263
0
BERBAGI

TULANGBAWANG, Lensalampung.com – Ratusan masyarakat Kampung Purwa rejo berdesak-desakan, mereka antrian dilapangan Kampung setempat, untuk dapat membeli sembako murah yang di gelar Pemkab Tulangbawang melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Tulangbawang, Selasa (21/6/16)

Pasar yang semula berjalan agak tertib mendadak berubah saat truk yang sebelumnya terlambat membawa gula tiba dilapangan purwa rejo, sejumlah ibu-ibu berebut meringsek ke tenda untuk membeli gula. Aksi saling desak-desakan dalam antrian tanpa kupon itu berlangsung dari pukul 08.00  hingga 11.30 Wib menimbulkan malapetaka berujung dua ibu rumah tangga kehabisan oksigen hingga jatuh pingsan ditengah lapangan mereka adalah Ibu Sumanti(37) dan Riyan (27).

Ditengah hiruk pikuk ada yang pingsan sejumlah pertolongan diberikan, Aparat Kampung setempat memaksa pihak panitia memberhentikan sementara pasar. Sejurus kemudian salah seorang masyarakat yang tidak diketahui namanya, juga mengamuk di pengeras suara.

Suasa semakin tegang tidak lama kemudian terdengar suara tangisan histeris seorang bocah yang terpisah dari ibunya, panitia langsung mengumumkan singkatnya bocah tersebut akhirnya menemukan ibunya.

Panitia pelaksana pasar murah Diskoperindag kewalahan untuk melayani ratusan masyarakat yang ikut serta membeli bahan kebutuhan pokok ini. Harga bahan pokok dinilai cukup miring itu membuat warga seperti terhipnotis sehingga sempat salah ibu kehilangan anaknya, tetapi beruntung panitia pelaksana menemukan anak tersebut.

Kepala Diskoperindag Supriyanti mengatakan, dalam gelaran pasar murah yang di gelar di Desa Purwajaya ini, bahan kebutuhan pokok dijual dibawah harga pasaran. Perbandingan harganya rata-rata dijual 30 sampai 45 persen di bawah harga pasaran.

“Kita jual harga distributor. Selain itu harganya juga di subsidi dari Pemkab Tulangbawang,” terang Supriyanti saat digelarnya pasar murah,”jelasnya.

Masih dikatakannya, Barang yang di jual dalam pasar murah ini berbagai bahan pokok, antaranya beras, gula pasir, sirup, minyak goreng, tepung,Margarine, susu cap enak. Masing-masing bahan pokok itu kami sediakan untuk warga sebanyak 1 sampai 1,5 Ton.

Adapun bahan kebutuhan pokok yang disediakan diantaranya beras yang dijual Rp 500 per kilo.Kemudian minyak goreng yang dijual Rp 1000 per liter, gula pasir Rp 2000 per kilo, tepung terigu Rp 800 per bungkus, sirup freis Rp 300 per botol,”katanya.

Dia menambahkan, beginilah bentuk pasar, dalam berjualan tentunya berebut untuk mendapatkan barang yang akan di beli para pembeli. “Kami memang tidak memakai kupon dalam menyelenggarakan pasar murah, warga bisa dapat barang yang akan di beli harus cepat-cepatan, siapa cepat dia dapat,”tutupnya. (Dar) IMG-20160621-WA0000

TIDAK ADA KOMENTAR