Kepsek SD Negeri 1 Pagar Jaya Jarang Ngantor, Disdik dan Inspektorat Diminta...

Kepsek SD Negeri 1 Pagar Jaya Jarang Ngantor, Disdik dan Inspektorat Diminta Tegas

910
0
BERBAGI

Tulang Bawang Barat, lensalampung.com –
PNS seharusnya Rajin dan Pintar. Rajin mentaati ketentuan jam kerja dan Pintar untuk mencapai sasaran kerja pegawai yang ditetapkan. PNS harus menjunjung tinggi keinginan dan kehendak rakyat yang diarahkan pada pencapaian tujuan pembangunan nasional dan bertitik tolak pada demokratisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk mencapai pemerintahan yang baik dan menjadi kepercayaan masyarakat dalam peningkatan pelayanan publik maka diperlukan PNS yang berdisiplin dan berdedikasi tinggi.

Meskipun peraturan disiplin PNS sudah dipertegas dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 sebagai penganti Peraturan Pemerintah No 30 Tahun 1980 tentang Disiplin PNS. Akan tetapi kenyataannya masih ada prilaku menyimpang yang dilakukan sejumlah PNS terhadap hukum dan norma yang berlaku.

Salah satunya semakin banyaknya PNS yang bolos kerja. Hal ini, menuai sorotan dari sejumlah pihak termasuk LSM Jaringan Anti Korupsi Koordinator Daerah Tulang Bawang Barat Seperti yang diuraikan Ketuanya Handri terkait PNS yang bolos pada saat jam kerja atau mangkir kerja. Ia mengatakan, perilaku PNS itu berarti melanggar sumpah atau janji saat dilantik menjadi PNS.

PNS menurut Handri sebagai unsur pelaku dalam menjalankan roda pemerintahan harus menjunjung tinggi keinginan dan kehendak rakyat yang diarahkan pada pencapaian tujuan pembangunan nasional dan bertitik tolak pada demokratisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Untuk mencapai pemerintahan yang baik dan menjadi kepercayaan masyarakat dalam peningkatan pelayanan publik maka diperlukan PNS yang berdisiplin dan berdedikasi tinggi,” sindirnya.

Seperti halnya yang terjadi dengan Oknum Kepala Sekolah SD Negeri 1 Pagar Jaya Kec. Lambu Kibang yang jarang masuk kantor, hal tersebut sesuai dengan yang di informasikan dewan guru dan masyarakat sekitarnya kepada Tim kami.

Kepsek SD Negeri 1 Pagar Jaya sudah memberikan contoh yang tidak baik kepada para dewan guru dan murid, selain dari itu Kepsek tersebut yang sering mangkir dari tugasnya dapat dijerat dengan Undang-undang Tindak Pidana Korupsi karena dia sudah diberi tugas oleh Negara namun keduanya tidak melaksanakan tugas tersebut bahkan selama dia tidak melaksanakan tugasnya oknum Kepsek  tersebut diduga tetap terima gaji yang diberikan Negara kepadanya maka Kepsek tersebut masuk dalam katagori Korupsi karena sudah merugikan uang negara. “Ungkapnya kepadalensalampung.com

Handri menambahkan, selain dari tidak disiplinnya Kepsek SD Negeri 1 Pagar Jaya masuk kantor, dari hasil Investigasi Tim LSM JAK dalam penggunaan dan pengelolaan dana Bantuan Oprasional Sekolah BOS di SD Negeri 1 Pagar Jaya diduga juga bermasalah karena didalam penggunaannya tidak transparan kepada Publik, seharusnya dalam setiap penggunaan dan pembelanjaan dana BOS dipaparkan di papan pengumuman sekolah sesuai dengan yang dijelaskan didalam Juknis BOS, jika dugaan kami benar itu berarti Kepsek SD Negeri 1 Pagar Jaya sudah melanggar PP 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS dan UU RI No 31 tahun 1999 jo UU RI No No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Handri berharap kepada pihak-pihak yang berkompeten seperti Dinas Pendidikan Tulang Bawang Barat dan Inspektorat Tulang Bawang Barat agar segera mengambil tindakan tegas kepada Oknum Kepala Sekolah SD Negeri 1 Pagar Jaya agar memberikan sanksi tegas supaya memberikan effek jera kepada para PNS yang lain yang mungkin masih banyak yang meninggalkan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Abdi Negara. (Rls)

TIDAK ADA KOMENTAR