Kesbangpol Gelar Pembinaan Ormas, LSM dan Parpol

Kesbangpol Gelar Pembinaan Ormas, LSM dan Parpol

1761
0
BERBAGI

MENGGALA, Lensalampung.com – Pemerintah Kabupaten Tulanbawang, melalui badan Kesatuan Bangsa, dan Politik (Kesbangpol) setempat, menggelar kegiatan pembinaan seluruh Ormas, Parpol, dan LSM di daerah tersebut. Yang digelar di Aula pemda setempat. Rabu (28/9).

Acara tersebut dihadiri Assisten I Pemkab Tulangbawang IV Tamami Akip, Forkopimda Plus, Kepala Kesbangpol Yen Dahren, Pimpinan Ormas, Parpol, dan LSM, serta Ketua PWI Perwakilan Tulangbawang Laudy Effendi Djaya Singa.

Asisten Bidang Umum Pemkab Tulangbawang Tamami Akip mewakili yang pada kesempatan tersebut mengatakan, sebagaimana diketahui serta memperhatikan amanat UUD 1945, keberadaan Ormas, LSM dan Parpol merupakan sebagai interpretasi dari kebebasan berserikat dan berkumpul bagi masyarakat untuk mengeluarkan pendapat.” Dalam perkembangannya, sebuah Ormas, Parpol dan LSM mempunyai peranan yang cukup penting bagi pembangunan bangsa, serta pembangunan daerah. Maka itulah sesuai ketentuan UU, pemkab Tulangbawang berupaya melakukan pemberdayaan untuk mendorong berbagai kelembagaan masyarakat agar meningkatkan kualitasnya”, jelasnya

Ia mengatakan, tahun 2016 merupakan tahun politik menjelang Pilkada serentak pada 15 Februari 2017 mendatang, oleh karenanya Ia mengajak seluruh Ormas, Parpol dan LSM se Tulangbawang untuk mengawal Pilkada tersebut.” Mari bersama-sama kita kawal Pilkada Tulangbawang tahun 2017 agar berjalan demokratis, jujur, santun, adil, dan kondusif. Sebab, pendidikan politik adalah proses pembelajaran, dan pemahan hak kewajiban, serta tanggung jawab setiap warga negara. Dari itulah pendidikan politik harus terus ditingkatkan khususnya di Tulangbawang”. Ujarnya

Lebih dalam ia mengatakan, sesuai ketentuan Undang-undang Pemerintah Tulangbawang selalu berupaya melakukan pemberdayaan pada berbagai Organisasi Masyarakat yang Terdaftar, untuk mendorong kapasitas kelembagaan dan peningkatan kualitasnya, sehingga diharapkan keberadaannya selalu mampu berperan positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya berharap melalui pembinaan ini nantinya juga dapat lebih meningkatkan pengetahuan dan wawasan anggota ormas, parpol, dan LSM di Kabupaten Tulangbawang serta kapasitas kelembagaannya agar semakin profesional dan berkualitas, sekaligus selalu memahami hak dan kewajibannya dalam berperan sesuai peraturan, imbuhnya.

Ia juga mengatakan, Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih atas peran dan kontribusi yang telah ditunjukkan oleh berbagai ormas, parpol dan LSM dalam mendukung pembangunan di Bumi Ruwai Huria ini.”kedepan saya pun mengajak, marilah selalu kita bangun kebersamaan dan kerjasama yang baik antara unsur pemerintah dengan Ormas, Parpol, LSM dan berbagai elemen masyarakat lainnya untuk terus membangun dan memajukan Tulangbawang, katanya.

Berbeda halnnya, kegiatan pembinaan Ormas, Parpol, dan LSM tersebut yang digelar oleh Kesbangpol ini, bukan mendapatkan apresiasi dari  LSM setempat. Sebaliknya sejumlah LSM yang hadir dalam kegiatan itu, menuding kegiatan tersebut hanya dilakukan ketika ada kepentingan.” Pemkab Tulangbawang dalam menangani Ormas, Parpol dan LSM sangat minim. Semestinya pembinaan terhadap Ormas, Parpol dan LSM di Tulangbawang dilakukan setiap tahun, tetapi jangan diadakan hanya saat moment seperti ini hanya dilakukan pada waktu ada kepentingan, atau bertepatan dengan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tulangbawang. Untuk itu kami berharap kepada Kesbangpol kedepannya dapat memfasilitasi kami”. Ucap Rusli Umar selaku Ketua LSM LEDAK Provinsi Lampung

Hal senada juga diungkapkan Djunaidi Ismail, atau Ketua Komnas PAN (Komunitas Nasional Penyelamat Asset Negara) Tulangbawang. Ia menuding pembinaan Ormas, Parpol, dan LSM se Tulangbawang yang dilaksanakan pada hari itu hanya dilakukan ketika menjelang Pilkada.”Saya sangat setuju dengan ungkapan teman-teman yang lainnya, tetapi yang saya pertanyakan juga kapan kami dibina, apa kalau mau ada Pilkada baru kami dibina. Kami butuh pembinaan, tetapi pembinaan itu jangan dilakukan hanya 5 tahun sekali, atau menjelang Pilkada saja”. Tegasnya Djunaidi Ismail dalam kegiatan tersebut. (Ist)

TIDAK ADA KOMENTAR