Selama Ramadhan 1440, Pemkab Lampura Gelar Dua Kali Pasar Murah

Selama Ramadhan 1440, Pemkab Lampura Gelar Dua Kali Pasar Murah

101
0
BERBAGI
Foto, Setdakab Sofyan, masyarakat dan Kadis Perdagangan saat di agenda pasar murah di Desa Subik Kecamatan Abung Tengah, Lampung Utara.

Lampung Utara, Lensalampung.com – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Dinas Perdagangan, kembali menggelar pasar murah yang dilaksanakan di Desa Subik Kecamatan Abung Tengah, daerah setempat, Selasa (28/5/2019). Hal itu di tujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu.

Pasar murah kali ini dilaksanakan menyusul kegiatan sebelumnya yang sudah di gelar di Desa Wonomerto Kecamatan Kotabumi Utara pada 23 Mei 2019 lalu, saat itu diikuti antusias masyarakat yang besar.

Penjabat Sekertaris Daerah (Pj.Setda) Kabupaten Lampung Utara, Sopyan, mewakili Bupati Lampung Utara Hi. Agung Ilmu Mangkunegara S.STP. MH, menjelaskan, bahwa tujuan daripada pasar murah ini adalah sebagai bentuk perhatian Pemerintah Daerah dalam membantu masyarakat yang berpenghasilan menengah kebawah.

“Ini semua kita tujukan untuk membantu warga Lampung Utara memperoleh kebutuhan bahan pokok yang murah menjelang hari raya idul fitri 1440 Hijriah. Disini mereka mendapat harga yang murah.” Jelas Sofian, kepada wartawan, Selasa (28/5/2019).

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Wanhendri, menambahkan, bahwa Pemkab Lampung Utara melaui Dinas Perdagangan telah mensubsidi masing-masing barang yang dijual antara lain Beras, Gula, Tepung, Telur, Minyak Goreng, Bawang Putih dan bawang merah, dengan selisih harga kisaran antara Rp.2.500 sampai dengan Rp.3.000 per kilogram.

“Jika pada toko harga telur mencapai Rp.24.000 pada pasar murah harga telur dijual Rp.20.000, minyak goreng dijual Rp.8.000. Selain itu dijual juga gas elpiji 3 kg dgn harga Rp.16.500 per tabung.” tambah Wanhendri.

Masih kata Wanhendri, untuk teknis pelaksnaan pihaknya telah membagikan kupon kepada masyarakat yang dianggap layak menerimanya pada sehari sebelum pelaksanaan pasar murah. Hal ini agar pelaksanaan pasar murah tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk mengambil keuntungan. “Dari pantauan kami masyarakat Desa subik sangat antusias menyambut pasar murah ini, dibuktikan sampai dengan pukul 12.30WIB, sebagian barang yang dijual telah habis terjual.” pungkasnya. (Rafi)

TIDAK ADA KOMENTAR