Sengketa Lahan, Massa Anarkis Rusak serta Jarah Rumah, Mobil/motor Kakam dan BPK...

Sengketa Lahan, Massa Anarkis Rusak serta Jarah Rumah, Mobil/motor Kakam dan BPK Sendiri

1255
0
BERBAGI

Tulangbawang, Lensalampung.com -Aksi anarkisme diduga dilakukan ratusan massa masyarakat Kampung Ringin sari Kecamatan Banjarmargo, Kabupaten Tulangbawang
Massa melakukan pengrusakan dan penjarahan rumah milik pamong mereka sendiri yakni, kepala Kampung Heri Kuswanto dan rumah ketua BPK Suherman.

Massa yang akan melakukan perusakan dan penjarahan tidak dapat dibendung atau dihalau oleh polisi dari Polsek Banjaragung, kendati mereka sudah bergerak cepat untuk melakukan upaya pengamanan. Babinkamtibmas tak sanggup menghalau gerakan massa yang menyemut dan hanya dapat melaporkan kepada Kapolsek dan Kapolres Tulangbawang.

Menurut saksi mata Sukiono kejadian sekitar pukul 10.00 Wib ada pengumuman yang di siarkan di tempat beribadah bawasanya untuk masyarakat yang laki-laki untuk berkumpul di kediaman pak Suherman ketua BPK, ternyata masyarakat berkumpul dan melakukan pergerakan melakukan pengerusakan rumah Suherman, kaca jendela, pintu dan genteng rumah rusak parah milik Suherman.

“Setelah melakukan pengerusakan rumah Suherman ketua BPK massa bergerak ke rumah kepala kampung Heri Kuswanto di lokasi kediaman Kepala kampung massa melakukan pengerusakan rumah, kendaraan mobil Avanza, motor Dinas Honda Mega pro dan motor Yamaha Mio, selain itu massa menjarah barang-barang milik kepala kampung ,seperti leptop dua unit, kalung 20 gram , dan uang tunai sebesar Rp 20 juta, “terang Sukiono

Sementara itu menurut ketua BPK Suherman yang di temui seusai laporan Polres Tulang bawang menuturkan, sebelum massa melakukan pengerusakan, sekitar pukul 20.00 Wib tadi malam, Suherman sempat menghadiri yasinan di rumah ibu Sartini warga setempat.

Sesaat yasinan di mulai Suherman bertegur sapa Supadi salah seorang dari Tim delapan penyelesaian sengketa lahan kampung ringin sari dengan kampung Aji permai yang di bentuk 4 bulan lalu, di mana tim delan di ketuai Suherman .

“Selamat atas keberhasilanya mengundurkan dari tim delapan, canda suherman kepada Supadi,” jelas Suherman

Kemudian sekitar pukul 10.00 wib Supadi datang ke rumah Suherman bersama dengan Isman mantan ketua BPK, mempertanyakan maksud dari gurauan Suherman yang mengatakan bawasanya ia telah mengundurkan diri tim Delpan.

“Kemudian saya menerangkan  kamu bicari kepada masyarakat kalau supardi telah mudur dari tim delapan , pasalnya Supadi belum membuat pernyataan pengunduran diri baik secara tertulis atau secara lisan, kemudian Supadi menjawab pakde saya dulu pernah di ajak ke pihak kampung Aji permai (Selamet CS ) terkait sengketa lahan saya tidak dapat menghadiri artinya saya sudah mengundurkan diri,” cerita suherman

Suherman menambahkan, seusai perbincanganya dengan Supadi dan Isman  tersebut masa mulai berdatangan dan mulai melakukan tindakan pelemparan sekitar pukul 11 00 wib massa merusak rumah Suherman, sementara Suherman posisi masih dalam rumahnya hingga rumah rusak berat , massa pindah ke rumah Kepala kampung barulah Suherman beserta Istri dan anaknya kelur dari rumah.

“Saya kelelur rumah sekitar pukul 02.00 wib ke rumah anak namun setelah di arahkan anggota babin kantibmas tomijon, agar Suherman dan beserta anak dan istrinya mengungsi di luar kampung tetangga, catur karya,” tutupnya

Sementara itu kepala kampung Heri Kuswanto, mengatakan massa datang kerumahnya sekitar pukul 12.00 wib ratusan massa membabi buta melakuan pengerusakan terhadap rumah, serta barang barang yang ada selain itu massa kendaraan mobil Avansa, motor honda Mega pro dan Motor yamah Mio.

“Selain itu juga massa juga menjarah rumah saya seperti leptop dua unit, kamera digital dan kalung 20 gram dan uang tunai sebesar Rp 22 juta,”terang Heri Kuswanto

Menurut masyarakat setempat buntut dari penolakan keputusan sengketa lahan masyarakat Ringin sari kecamatan banjar margo dengan kampung Aji Permai kecamatan Gedung aji.

Pasalnya sebelumnya massa juga pernah berorasi di kantor pemkab Tulangbawang, mereka menolak hasil musyawarah, bahkan meminta kepala kampung untuk mengundurkan diri di mana masyarakat menduga kepala kampung Heri Kuswanto, ikut terlibat dalam pengambil keputusan hasil muasyawarah antar kampung sebelumnya.

Sementara itu masyarakat sebelumnya telah menyepakati hasil musyawarah melalui tim delapan,yang telah di bentuk oleh masyarakat setempat.

Petugas Unit Identifikasi dari Polres Tulangbawang melakukan identifikasi rumah Kepala Kampung Ringinsari, Kecamatan Banjarmargo, Tulangbawang, Heri Kuswanto, yang dirusak massa, Selasa 20 September 2016, yang terjadi sekitar 01.15 WIB.

Proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh bagian yang dirusak atau diamuk massa. Di antaranya adalah satu unit  Daihatsu Zenia BE-2268-tD, sepeda motor dinas Mega Pro BE-6272-TZ, Yamaha Mio tanpa nomor plat kendaraan.

Kemudian, bagian rumah yang dirusak, yakni kaca pintu dan jendela, meja dan kursi, lemari, meja makan, meja tamu, barang-barang elektronik dan perapotan rumah tangga yang terbilang mewah semuanya hancur.

Kanit Identifikasi Polres Tulangbawang Brigpol Soni Kurniawan disela-sela identifikasi menyebutkan hampir seluruh bagian rumah dan isinya rusak berat. Kendaraan roda empat rusak berat dan dua sepeda motor rusak ringan.

“Bisa dilihat bersama kerusakannya rumah dan isinya serta kendaraan yang ada. Warga tidak ada yang boleh memasuki area atau lokasi yang sudah dipasang police line,” kata Soni, Selasa 20/09, sekitar pukul 13.05 WIB.

Dari pantuan wartawan di tempat kejadian perkara, sekeliling rumah kepala kampung dipagar dengan police line. Puluhan personil dari satuan Brimob dan Shabara berjaga-jaga di sekitar rumah kepala kampung setempat, dan kondisi mulai kondusif. (Ist)

TIDAK ADA KOMENTAR