Siap Rebut Kursi Bupati Pesawaran, Nasir Klaim Bakal Kantongi 10 Rekom Parpol

Siap Rebut Kursi Bupati Pesawaran, Nasir Klaim Bakal Kantongi 10 Rekom Parpol

388
0
BERBAGI

PESAWARAN, Lensalampung.com – M. Nasir S.I.Kom, ketua DPRD Kabupaten Pesawaran, sekaligus Bakal Calon ( balon) Bupati Kabupaten Pesawaran, priode 2020-2024 secara tegas mengatakan besok ( sabtu 14 Maret 2020). Sekitar jam 02 .00 wib siang mendapat undang dari DPP. Partai Nasdem, di Hotel Emersia Bandar Lampung.

Isi undangan tersebut, lanjut Nasir Partai Nasdem akan menyerahkan surat rekomendasi pencalonanya sebagai Balon Bupati mendatang.

Ketika di singgung mengenai rekomendasi dari partai lainya yang ada di Bumi Andan Jajama. Pria murah senyum itu, mengatakan hingga saat ini belum ada rekomendasi dari DPP untuk pencalonan dirinya.

Namun demikian, Ia menegaskan dari 11 partai yaang ada di pesawaran lebih dari 50 persen yang dapat di pastikan menjadi partai kualisi mengusungnya sebagai calon bupati.

“Meskipun belum ada surat resmi rekomendasi dari partai pengusung namun dipastikan, PDIP, Nasdem, PPP, Hanura, Gerindra, PBB, PAN, Golkar , serta PKB dan Demokrat sendiri,” ujar Nasir diruang kerja nya, Jumat 13 Maret 2020.

Dimana di akii Nasir pihaknya meskipun secara resmi belum mendapat rekom, tetapi hingga saat ini secara langsung telah melakukan pertemuan-pertemuan intensif dan formal, semua itu telah dilakukan, dan hingga saat ini asih dalam proses.

Dengan itu, mudah-mudahan setiap minggu dapat rekomendasi dari partai-partai lain. Sedangkan rekomendasi dari DPP partai PDI.P sendiri akan turun ahir bulan Maret 2020.

Sementara itu, Nasir sebagai Ketua DPC Partai PDI.P. Kabupaten Pesawaran menepis bila dirinya tidak hadir pada undangan Bp. Sudin sebagai ketua DPD PDI.P sekaligus anggota DPR.RI dalam rangka reses ke Bumi Andan Jajama. beberapa waktu lalu terkait rekomendasi DPP PDI.P.

,” ketika itu, pak Sudin sebagai Anggota DPR.RI sekalugus ketua DPD. Melakukan reses dan wakty yang berbarengan kami fraksi dari PDI.P sedang ada tugas luar sehingga tidak dapat mendampingi,” katanya.

Dalam undanganya ketika itu yang atas nama DPD PDI.P. dimana yang di undang, Ketua DPC, Fraksi dan wakil Bupati.

Meskipin diakui Nasir pihaknya masih ada tugas di luar. Namun, ketika itu secara langsung meminta Eriawan Wakil Bupati Hadir dan mendampingi Bp. Sudin, namun yang bersangkutan ketika itu hari yang sama Eriawan ada tugas mewakili Bupati. Sehingga sama tidak dapat hadir.

Tetapi, secara langsung DPC. PDI.P langsung memlayngkan surat ke DPD. PDI.P. untuk memberikan alasan ketidak hadiran mendampingi Sudin.

Ketika di singgung, Sudin berencana akan memanggil Ketua DPC. PDI.P pihaknya juga siap. Untul memberikan keterangan yang sebenarnya. ( Agung)

TIDAK ADA KOMENTAR