Terkait Sengketa Lahan, Pemkab Terima Berkas Pengaduan Masyarakat

Terkait Sengketa Lahan, Pemkab Terima Berkas Pengaduan Masyarakat

589
0
BERBAGI

Lampung Utara, Lensalampung.com – Persoalan lahan antar masyarakat Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara dan pihak oknum Kimal Angkatan Laut, Kotabumi. Ditindaklanjuti rapat bersama Sekretaris Daerah (Setda) Drs.Samsir serta unsur terkait dan masyarakat, didalam ruang Siger Pemkab setempat, rabu (10/8/2016).

Beberapa perwakilan masyarakat, menyatakan, kedatangan mereka hanya meminta agar petinggi Pemerintah Daerah Lampung Utara dapat mencarikan solusi perihal keinginan masyarakat.

“Kedatangan kami kesini hanya meminta kepada bapak Bupati Agung Ilmu Mangkunegara, untuk membantu masyarakat yang bermasalah dengan oknum Kimal.” Ujar Akuan Abung, selaku tokoh adat, masyarakat Lampung Utara, dalam pertemuan tersebut.

Persoalan itu, diuraikanya, masyarakat hanya meminta agar pihak Kimal dapat mengembalikan penggunaan lahan masyarakat sebagaimana semestinya, sehingga masyarakat dapat sepenuhnya menguasai hak lahan yang sudah bersertifikat tersebut. Kemudian, portal yang sudah dipasang dilokasi keluar masuk dapat dibuka sehingga masyarakat bebas mengeluarkan hasil bumi (panen).

Beberapa keinginan lainya ialah, tidak adanya intimidasi atas tindakan oknum Kimal yang membantasi masyarakat dalam menglola lahan.

“kedatangan saya kesini ini, karena panggilan dari hati kecil, saya mendengar bila masyarakat adat akan mengambil alih kondisi itu. Itu tidak benar. Justru kami menyerahkan seluruhnya kepada mereka masyarakat.” Pungkas dia.

Salah satu korban atas dugaan tindakan yang dilakukan oleh oknum Kimal ialah, Riska Herawati, Ibu rumah tangga yang tinggal di Kotabumi Utara itu mengaku, bila sertifikat miliknya telah ditahan oleh oknum Kimal setempat, “sertifikat saya ada di angkatan laur, kami diintimidasi oknum AL. Mereka datang bertiga, menyatakan bila lahan itu milik mereka. Dampak dari itu suami saya setruk pak.” Ucapnya sambil menangis.

Sementar, Dijelaskan Asisten I, Pemkab Lampura, Yuzar, sertifikat yang telah dibagikan di desa tanjung sari Kecamatan Kotabumi Utara sebanyak 80 sertifikat dan sudah diserahkan ke masyarakat. Kemudian atas kedatangan komnasham beberapa waktu lalu sebanyak 30 sertifikat telah diserahkan, “lalu ada mediasi bersama Kimal DPRD dan diputuskan sebanyak 55 buku pada tahun 2016 awal, sertifikat diserahkan kemasyarakat.”

Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah (Setda) Lampung Utara, Drs.Samsir, menyimpulkan, atas kesepakatan bersama maka pihak Kimal Angkatan Laut Kotabumi Lampung Utara, BPN, pihak Polri, Pemerintah setempat dan masyarakat, akan melakukan pertemuan pada pukul 14.00WIB, rabu (10/8/2016).

“Ya sudah, kita simpulkan Jam 2 siang ini (10 agustus 2016) akan dilakukan pertemuan antara pemda Kimal, Polres dan BPN dan yang lainya. Biar semuanya klear (selesai).” Ucap setda. (Ben)

TIDAK ADA KOMENTAR