Usai Gagahi Kekasih hati di Gubuk, EH Akhirnya Diciduk

Usai Gagahi Kekasih hati di Gubuk, EH Akhirnya Diciduk

1085
0
BERBAGI
, Iptu.Zulkarnaen, Plt Kapolsek Abung Selatan, Lampung Utara, (kiri) bersama anggota tekab 308 dan tersangka pencabulan EH (baju merah).

LampungUtara, Lensalampung.com – Menyesal mungkin itulah perasaan tersangka EH (19) warga Dusun Talang Padang Desa Tanjung Iman Kecamatan Blambangan, Lampung Utara, ditangkap Polisi sehari usai melakukan aksi pencabulan terhadap AC (17) warga Dusun Tanjung Harapan Desa Blambangan Kecamatan Blambangan kabupaten setempat.

EH dilaporkan ke polisi selasa 13 september 2016 oleh keluarga korban dengan dasar bila EH secara paksa telah mencabuli AC di sebuah gubuk kebun singkong, tak jauh dari kediaman tersangka.

Dijelaskan kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP.Supriyanto Husin, rabu (14/9/2016), penangkapan dilakukan atas laporan keluarga korban. Bersama gabungan Polsek Abung Selatan dan Tekab 308 Polres Lampung Utara, EH berhasil diamankan dikediamanya tanpa perlawanan.

“Tersangka kita amankan setelah kita mendapat laporan dari orang tua korban.” Jelas Akp. Supriyanto Husin.

Dirincikannya, aksi pencabulan itu dilakukan EH digubuk kebun Singkong milik Orang Tua Tersangka di Dusun Talang Padang Desa Tanjung Iman kecamatan Blambangan, Senin 12 September 2016, sekira pukul 14.00WIB. Waktu itu, pelaku mengajak Korban main kerumahnya di Dusun Talang Padang, namun setibanya di perkebunan Singkong milik orang tua tersangka, tiba tiba turun hujan, dan tersangka mengajak korban untuk berteduh.

Ketika itu juga, tersangka mendorong dan merebahkan korban hingga posisi terlentang, kemudian ditersangka dengan paksa rok dan pakaian yang dipakai korban. Disitu pelaku melakukan cabul dengan memasukan jari tangannya ke kemaluan korban dan meremas payudara korban.

“Korban berdiam dan pasrah saja, lalu korban dibawa tersangka.” Imbuh Supri.

Orang Tua korban merasa resah dengan anaknya tidak kunjung pulang kerumah, kemudian orang tuanya tersebut melaporkan hal itu ke Polsek Abung Selatan selasa (13/9/2016) sekitar jam 09.00.

“Tersangka akan di kenakan pasal 82 UU Anak dibawah Umur maksimal ancaman hukuman 15 tahun penjara.” Pungkasnya.(Ben)

TIDAK ADA KOMENTAR