Wow! Begini Suasana Paripurna Saat Wabup Tolak Permintaan Bupati

Wow! Begini Suasana Paripurna Saat Wabup Tolak Permintaan Bupati

336
0
BERBAGI

TULANGBAWANG, Lensalampung.com –Rapat Paripurna Penyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) Bupati atas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2019, diwarnai sebuah insiden penolakan pembacaan tanggapan pemandangan umum, Fraksi DPRD oleh Wakil bupati Tulangbawang Hendriwansyah, Senin (29/06/).

Paripurna awalnya berjalan biasa saja, namun . Pada saat pembawa acara rapat paripurna LPP bupati atas APBD 2019 meminta wakil bupati menanggapi pemandangan umum seluruh fraksi yang disampaikan oleh Anggota DPRD dari PDIP Hartono.

Hendriwansyah menuju podium dan menyampaikan terima kasih kepada Hartono lantaran telah mengingatkan bahwa Kabupaten Tulang Bawang masih memiliki Wakil Bupati, dia juga menyampaikan permintaan maaf tidak bisa membacakan tanggapan, sebagaimana yang diminta oleh Bupati secara dadakan.

“Saya mohon maaf kepada ketua dan wakil ketua DPRD, kepada seluruh anggota DPRD, pejabat dan semua masyarakat Tulangbawang saya minta maaf. Saya hadir disini berdasarkan undangan dari lembaga DPRD bukan agenda Pemerintah daerah. Saya tau-tau disodorkan untuk membacakan tanggapan pandangan umum fraksi, jadi mohon maaf saya kembalikan ini kepada bupati,” kata Hendriwansyah.

Ia lantas mengembalikan kepada Bupati Winarti untuk dapat menyampaikan langsung, dan meninggalkan berkas tanggapan untuk Fraksi diatas mimbar podium. Usai menyampaikan hal tersebut, Wabup langsung turun menuju ketempat asal. Bupati terlihat sempat bercakap dengan pimpinan sidang, sejurus kemudian. Sopii selaku pimpinan sidang mempersilakan Winarti untuk menyampaikan.

Suasana berubah cukup agak mencengangkan, Winarti dengan ekpresinya agak kesal kemudian naik kembali ke podium untuk membacakan tanggapan kepada Fraksi. Hal ini, nampak memperkuat anggapan adanya disharmonisasi antara Bupati dan wakil Bupati.IMG-20200629-WA0011

Kepada awak media, usai paripura. Mantan Legislator asal PAN itu menjelaskan, bahwa dirinya merupakan wakil bupati Tulangbawang berdasarkan konstitusi. Jabatan itupun diperoleh secara kontitusi sesuai regulasi atau aturan hukum.

Ia juga mengatakan, selama menjadi wakil bupati Tulangbawang yang berjalan 3 tahun, tidak pernah ada koordinasi baik secara resmi atau secara pribadi.

“Selama ini bupati berjalan sendiri. Setiap kegiatan tidak pernah ada melibatkan saya sebagai wakil bupati. Setiap kegiatan semua di handle oleh bupati, bahkan jika tida bisa terhandle maka kegiatan ditunda, tidak pernah melibatkan saya sebagai wakil bupati,” bebernya.

Sebelumnya, sangat disayangkan, saat pembacaan pemandangan umum dari seluruh fraksi yang diwakili oleh  Hartono dari PDIP, tidak menyebut kehadiran wakil bupati Tulangbawang, padahal wakil bupati telah hadir dan duduk bersebelahan dengan bupati.

Meski begitu, rapat paripurna LPP Bupati Tulangbawang atas APBD 2019 bertempat di Ruang Sidang DPRD setempat itu berjalan sebagai mana mestinya.

Akhirnya, Bupati Tulangbawang Winarti yang membacakan tanggapan pemandangan umum seluruh fraksi atas LPP bupati atas APBD 2019.

Rapat LPP Bupati atas APBD 2019 itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Tulangbawang Sopi’i dan diikuti oleh seluruh anggota dewan. Hadir beberapa kepala OPD, Sekertaris dan beberapa camat.

Ini adalah Rapat Paripurna perdana yang digelar DPRD Tulangbawang pada masa pandemi Covid 19 dan memasuki masa New Normal, yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid 19.

Dalam sambutannya Bupati Tulang Bawang Winarti menyampaikan bahwa LPJ 2019 yang disampaikan ke DPRD, pada dasarnya juga sudah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

“Alhamdulillah kita meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lagi. Sehingga sudah 6 kali berturut-turut Kabupaten Tulangbawang meraih WTP. Ini menjadi kebanggaan kita semua,” kata Winarti.

Dalam penyampaian laporan pertanggungjawabannya, Bupati Winarti menguraikan diantaranya dari sisi Pendapatan Tulangbawang Tahun 2019 dari target 1,28 Trilyun terealisasi 92,42% yang diperoleh dari PAD, Transfer dan pendapatan lain yang sah.

Kemudian pada sisi Belanja terealisasi 1,19 Trilyun terjadi penghematan anggaran 12,73%. Selain itu pada Pembiayaan juga terjadi Surplus yang dapat menutupi defisit anggaran. Sehingga terjadi sisa lebih (Silpa) APBD 2019.

Pengelolaan anggaran Pemkab Tulangbawang juga mengacu pada PP Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintah.

“Hal ini juga menunjukkan bahwa Pemkab Tulangbawang per 31 Desember 2019 mempunyai kemampuan sangat baik dalam menjamin kewajiban jangka pendek” kata Bupati Winarti.

Atas hal tersebut, Bupati Winarti juga mengucapkan terima kasih atas peran dan kerjasama semua pihak, termasuk jajaran DPRD Tulangbawang, dan berharap kebersamaan dalam membangun dan memajukan daerah sai bumi nengah nyappur dapat terus dijaga demi kepentingan masyarakat. (red)

TIDAK ADA KOMENTAR