Pelatih Tim Nasional Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan pernyataan mendalam mengenai perkembangan karakter penyerang andalannya, Vinicius Junior, serta kepastian masa depannya bersama skuad Selecao. Dalam keterangan terbaru, Ancelotti mengonfirmasi komitmen jangka panjangnya untuk tetap menukangi timnas Brasil hingga gelaran Piala Dunia 2030 mendatang.
Komitmen Jangka Panjang hingga Piala Dunia 2030
Ancelotti yang mulai memimpin CBF (Federasi Sepak Bola Brasil) sejak musim panas lalu awalnya diproyeksikan untuk mengawal tim hingga Piala Dunia 2026. Namun, pelatih asal Italia tersebut mengungkapkan bahwa dirinya akan menandatangani kesepakatan baru berdurasi empat tahun tambahan. Langkah ini memastikan posisinya tetap aman hingga turnamen yang akan digelar di Spanyol, Portugal, dan Maroko tersebut.
Keputusan ini diambil setelah Real Madrid memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan Ancelotti pada periode sebelumnya. Kehadiran Ancelotti di kursi kepelatihan Brasil diharapkan mampu membawa stabilitas bagi tim yang tengah mempersiapkan diri menghadapi kualifikasi di zona Amerika Selatan.
Transformasi dan Perubahan Sikap Vinicius Junior
Salah satu poin utama yang disoroti Ancelotti adalah perubahan perilaku Vinicius Junior di dalam maupun di luar lapangan. Ancelotti mengakui telah melakukan diskusi personal dengan pemain tersebut guna memperbaiki sikapnya terhadap rekan setim dan pelatih. Menurutnya, kedisiplinan adalah aspek krusial yang harus dijaga oleh pemain bintang sekelas Vinicius.
“Saya telah berbicara dengannya tentang itu. Seorang pemain harus menghormati pelatih dan rekan-rekannya. Sikapnya di lapangan telah banyak berubah,” ujar Ancelotti dalam wawancara bersama Movistar sebagaimana dikutip dari Diario AS.
Advertisement
Ancelotti juga membandingkan karakter Vinicius saat berada di lingkungan tim nasional dengan saat membela klub. Ia menilai sisi kemanusiaan dan kerendahhatian pemain Brasil lebih menonjol ketika mereka kembali ke tanah air. Ia menegaskan bahwa Vinicius yang berada di timnas Brasil memiliki pendekatan yang berbeda dibandingkan saat masih di Real Madrid.
Evaluasi Kepemimpinan dan Adaptasi Pelatih
Selain membahas pemain, Ancelotti memberikan pandangannya terkait dinamika kepelatihan di Real Madrid, termasuk masa jabatan singkat Xabi Alonso. Ia menekankan pentingnya fleksibilitas bagi seorang pelatih dalam menghadapi karakteristik unik sebuah klub besar. Menurutnya, kemampuan beradaptasi dan menciptakan suasana tim yang harmonis membutuhkan waktu yang tidak sedikit.
Kritik terhadap manajemen internal di Real Madrid, termasuk peran Presiden Florentino Perez, juga sempat mencuat sebelum akhirnya mereda seiring peningkatan performa tim di bawah arahan Alvaro Arbeloa. Ancelotti menilai tantangan teknis dan tekanan publik merupakan bagian dari dinamika yang harus dikelola secara profesional oleh setiap pelatih.
Informasi lengkap mengenai pernyataan Carlo Ancelotti dan perkembangan kontraknya disampaikan melalui rilis resmi yang dikutip dari saluran Movistar dan Universo Valdano pada Februari 2026.
