China Akan Study Kelayakan Pengelolaan Sampah dan Air Bersih di Lampung

China Akan Study Kelayakan Pengelolaan Sampah dan Air Bersih di Lampung

1026
0
BERBAGI

BANDARLAMPUNG, Lensalampung.com – Negara Cina saat ini sedang melakukan study kelayakan pengelolaan sampah dan air bersih. Khususnya di Provinsi Lampung. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pengairan dan Pemukiman Provinsi Lampung, Edarwan. saat diwawancarai lingkungan Pemrov Lampung, Senin (8/8).

Menurut Edarwan, hal ini menindak lanjuti pertemuan audensi Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo dengan Shenzhen Fountain Corporation, sesudah lebaran lalu. “Ya kami beberapa hari lalu bersama Biro Hukum, Staf Ahli Pembangunan, Bappeda dan Asiten I Bidang Pemerintah melakukan pertemuan langsung ke tiongkok,” kata Edarwan

Untuk itu, harapanya ada investor yang menginginkan air bersih tersebut. Maka dari itu, pemrov telah melakukan study (belajar) kelayakan. “Makanya dari tempat ini sedang dibahas karena masih dalam proses study kelayakan,” paparnya.

Kata Edarwan, jika perusahaan asal tiongkok ini ingin mengenai air bersih dan manajemen sampah modern. “Ya apalagi perusahaan asal China tersebut sebelumnya juga sudah menangani penanganan sampah di Jawa Barat dan Air Bersih di Provinsi Bali,” pungkasnya.

Kerjasama ini merupakan langkah Pemprov Lampung dalam upaya memberikan pelayanan publik berupa air bersih dan manajemen sampah yang modern di Provinsi Lampung. Terutama di wilayah Kota Bandar Lampung dan sekitarnya, yang telah diajukan menjadi Kota Metropolitan.

Dilain sisi, Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Joko Santoso berharap pemerintah mengupayakan adanya perubahan pola penanganan sampah yang lebih baik.

Dia menegaskan bahwa bank sampah menambah keuntungan bagi warga, mengingat nantinya sampah tersebut akan dijual dengan harga tinggi setelah dikelola.

“Dengan bank sampah, nantinya sampah akan dikelola sehingga bisa dijual dan menjadi bisnis menguntungkan,” papar dia.

Dia menegaskan bahwa bank sampah menambah keuntungan bagi warga, mengingat nantinya sampah tersebut akan dijual dengan harga tinggi setelah dikelola.

“Dengan bank sampah, nantinya sampah akan dikelola sehingga bisa dijual dan menjadi bisnis menguntungkan,” tutup dia. (Ist)

TIDAK ADA KOMENTAR