Puisi Gadis Manis Asal Tulang Bawang Ini Menggetarkan Juri dan Penonton

Puisi Gadis Manis Asal Tulang Bawang Ini Menggetarkan Juri dan Penonton

3309
0
BERBAGI
Puisi berjudul ‘Ibu Pertiwi’ yang dibawakan Nty – sapaan akrab Tri Wahyuni di Mall Boemi Kedaton (MBK) Bandar Lampung, Minggu (19/02/16).

BANDARLAMPUNG, Lensalampung.com – Penampilan Tri Wahyuni, S.Pd mahasiswi pasca sarjana Universitas Lampung (Unila) dalam panggung pemilihan putri hijab hun 2017, memberikan kesan yang luar biasa mendalam, gadis manis asal Kabupaten Tulangbawang ini tampil sempurna, materi dan suara serta geraka badannya saat berpuisi membuat juri dan penonton terkagum-kagum. Ratusan bola mata, tertuju di acara tahunan yang digelar di Mall Boemi Kedaton (MBK) Bandar Lampung, Minggu (19/02/16).

Puisi berjudul ‘Ibu Pertiwi’ yang dibawakan Nty – sapaan akrab Tri Wahyuni mengandung pesan-pesan moral, yang perlu diterapkan didalam kehidupan sehari-hari. Nty menampilkan puisinya dengan ekspresi wajah mulai dari semangat, terharu bahkan nyaris menangis. Dalam duruasi 5 menit tampil Nty berulang kali mendapat suport applus (tepuk tangan) dari para dewan juri dan penonton yang memadati bazzar.

Uasi menutup puisinya, Nty yang mendapat nomor urut 7 itu mendapat pujian dari pembawa acara (MC), bahkan disela-sela membawakan acara. MC melempar gurauan kepada dewan juri tentang keyakinan mereka, bahwa dewan juri akan sedikit kesulitan dalam memberikan nilai pada para peserta, mengingat beberapa peserta telah tampil maksimal khususnya saat Nty tampil. Suasana seketika itu hidup.

Namun sayang akibat kesalahannya kecilnya, kurang fokus saat mendapatkan pertanyaan dari dewan juri pada season akhir, gadis piatu ini mendadak lupa sebagian bacaan saat bercermin. Sementara kala itu merupakan penentu peserta untuk dapat menjadi juara 1, dan akan ditampilkan kembali di Bandung, Jawa Barat, Nty hanya berhasil masuk di tiga besar. Namun menurut pengakuannya dewan juri memberikan saran kepadanya untuk tetap dapat ikut serta audisi di Bandung, dengan biaya sendiri.

“Tadi juri menyarankan say tetap ikut ke Bandung, menurut kakak-kakak dewan juri saya ada bakat, kesalahan saya tadi sangat kecil, kedepan saya akan perbaiki,”tutur Nty kepada Lensalampung.com

Ditanya apakah akan ikut ke Bandung sesuai arahan dewan juri, Nty mengatakan belum bisa memastikan. Dia pun menjelaskan kendalanya pada biaya, jika seandainya pada kesempatan tadi ia berhasil juara satu, maka secara otomatis sudah ada modal Rp.3000.000 hadiah dari disponsor, namun dia menyatakan keinginannya untuk dapat berangkat jika ada dana untuk transport. Pihaknya berharap dukungan semua pihak agar dapat kembali tampil.

“Saya ingin sekali tampil di Bandung kak, saya ingin tampil lebih baik membawa nama Kabupaten Tulang Bawang dan Provinsi Lampung,”harap adik dari Ulvi Mariyah dan Huda ini.

Ini Monolog dan Puisi Nty yang Menggetarkan Hati JuriIMG-20170219-WA0004

Tanah Air Mata
Karya: Supardi Chalzum Bakhri

Tanah Air Mata, Tanah Tumpah Dukaku
Mata Air, Air mata kami
Air mata, Tanah Air kami
Disinilah Kami Berdiri
Menyanyikan air mata kami
Dibalik gembur subur tanahmu
kami coba sembunyikan perih kami
dibalik etalase megah gedung – gedungmu
kami coba kuburkan derita kami
kami coba simpan nestapa
kami coba kuburkan duka laraaa
kalian takkan bisa sembunyi
kemanapun melangkah
kalian pijak air mata kami
kemanapun tebang
kalian kan hinggap di air mata kami
kemanapun berlayar
kalian arungi air mata kami
kalian takan bisa sembunyi
takkan bisa mengelak
takaan bisa kemana pergi
menyerahlah pada kedalaman air mata

Berikut Profil Lengkap Nty

Nama: Try Wahyuni, S. Pd
TTL : Paduan Rajawali, 09 September 1993
Pendidikan : S1. FKIP Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Lampung (Unila).
S2. Magister Bahasa dan Sastera Universitas Lampung (Unila)
Pekerjaan : Guru Honorer dan Guru Bimbingan Belajar.
Nama Orang Tua:
-Ayah : Hartono Arifin
-Ibu : Sapunah (Almh)

Prestasi :

1. Tiga besar tahap Pertama Audisi Hijubhubt Prov Lampung
2. Dua besar Tahap Grand Final ( Hijab Hunt Provinsi Lampung )
3. Juara menari Tingkat Kampus Universitas Lampung

 

TIDAK ADA KOMENTAR