MotoGP Australia dipastikan tidak lagi digelar di Sirkuit Phillip Island mulai musim 2027. Balapan akan berpindah ke Sirkuit Adelaide, sebuah keputusan yang memicu perdebatan di kalangan penggemar dan pengamat balap. Di tengah pro dan kontra, dukungan kuat datang dari test rider Honda sekaligus mantan pembalap MotoGP, Aleix Espargaro, yang setuju dengan penghapusan sirkuit ikonik tersebut.
Alasan Keselamatan di Phillip Island
Aleix Espargaro secara terang-terangan menyebut faktor keselamatan sebagai alasan utama di balik dukungannya. Meskipun mengakui Phillip Island menawarkan sensasi balap yang menarik, ia juga menyoroti risiko besar yang tersimpan di lintasan tersebut.
“Ini (Phillip Island) sirkuit yang sangat menyenangkan, tetapi pada saat yang sama, karena berbagai alasan, ini adalah salah satu sirkuit paling berbahaya di kalender,” ungkap Aleix Espargaro melalui unggahan di platform X. Ia menambahkan, “Setiap tahun situasinya semakin memburuk….”
Pernyataan Espargaro ini muncul sebagai respons atas komentar pengamat MotoGP, Alex Hofmann, yang menilai pemindahan balapan ke Adelaide sebagai langkah tepat. Hofmann berpendapat lokasi baru lebih strategis dan memiliki peluang pengembangan yang lebih besar.
Espargaro mendukung pandangan Hofmann, menegaskan bahwa banyak pihak hanya melihat sisi historis Phillip Island tanpa mempertimbangkan aspek keselamatan. “Akhirnya, ada seseorang yang bijaksana dan berpikiran terbuka,” kata Espargaro.
“Yang benar-benar menganalisis berbagai hal alih-alih mengkritik keputusan untuk mempertahankan salah satu sirkuit paling berbahaya dalam kalender balap,” tandasnya. Ia secara spesifik menyinggung tikungan terakhir di Phillip Island sebagai salah satu titik paling berisiko bagi para pembalap.
Jaminan Keamanan di Sirkuit Adelaide
Meskipun Adelaide dikenal sebagai sirkuit jalanan dan pernah dipakai untuk balapan mobil, Espargaro menilai karakter lintasan tersebut tidak bisa disamakan dengan sirkuit jalanan sempit yang kerap menimbulkan kekhawatiran.
“Ini bukan sirkuit jalanan seperti yang kita bayangkan, seperti Monaco di F1,” tulisnya, menepis kekhawatiran sebagian pihak.
Espargaro yakin pihak penyelenggara akan melakukan penyesuaian signifikan sebelum MotoGP digelar di sana untuk memastikan standar keselamatan terpenuhi. “MotoGP tahu bahwa kami, para pembalap, tidak akan turun ke lintasan jika tidak ada area pengaman yang memadai, seperti di sirkuit biasa,” tegasnya.
Ia juga mempertanyakan asumsi bahwa sirkuit akan digunakan persis seperti kondisi saat ini. “Siapa bilang mereka akan balapan di sirkuit ini persis seperti apa adanya?” ujarnya. “Saya yakin akan ada area pengaman yang sama besarnya, atau bahkan lebih besar, daripada di sirkuit mana pun saat ini.”
Informasi lengkap mengenai pemindahan sirkuit MotoGP Australia ini disampaikan melalui pernyataan resmi dari pihak penyelenggara dan tanggapan Aleix Espargaro yang dirilis pada Sabtu, 21 Februari 2026.
