Sepakbola

Pep Guardiola Enggan Bahas Peluang Kudeta Arsenal, Pilih Fokus Penuh Hadapi Newcastle United

Advertisement

Persaingan ketat di puncak klasemen Liga Inggris musim 2025-2026 terus memanas antara Arsenal dan Manchester City. Arsenal saat ini memimpin dengan 58 poin dari 27 pertandingan, sementara Manchester City membayangi di posisi kedua dengan 53 poin dari 26 laga. Peluang untuk memangkas jarak poin terbuka lebar bagi The Citizens jika berhasil meraih kemenangan atas Newcastle United pada Sabtu, 21 Februari 2026, di Etihad Stadium.

Guardiola Enggan Bahas Gelar, Fokus ke Newcastle

Meski situasi ini kembali menyoroti persaingan gelar, pelatih Manchester City, Pep Guardiola, memilih untuk tidak membahas peluang timnya menyalip Arsenal. Guardiola menegaskan bahwa pembahasan mengenai gelar juara masih terlalu dini, mengingat Liga Inggris masih menyisakan 12 pertandingan.

“Duabelas pertandingan itu banyak, tapi saat ini satu-satunya kekhawatiran saya adalah Newcastle,” kata Guardiola, seperti dikutip dari BolaSport.com pada Sabtu (21/2/2026).

Respons Tegas Guardiola soal Klasemen Liga Inggris

Guardiola juga menyatakan ketidak tertarikannya untuk membicarakan posisi klasemen saat ini. Ia menekankan bahwa fokus utama timnya adalah pertandingan demi pertandingan, bukan spekulasi media.

“Sebagai jurnalis, Anda mengantisipasi apa yang akan terjadi, tetapi saya tidak tahu. Saya sama sekali belum membicarakan klasemen. Saya tidak peduli, Anda sudah bertanya kepada saya empat kali,” tegas mantan juru taktik Barcelona itu.

Ia turut menyinggung perubahan selisih poin yang terjadi beberapa pekan sebelumnya. “Beberapa minggu yang lalu ada selisih sembilan poin, tetapi kami memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan. Perbedaan akan menjadi lebih jelas setelah semua tim memainkan jumlah partai yang sama,” imbuhnya.

Advertisement

Komposisi Skuad dan Rekam Jejak Persaingan

Guardiola juga menyoroti komposisi skuad Manchester City musim ini yang berbeda dari sebelumnya. “Sebanyak 70% pemain adalah pemain baru, jadi mereka kurang berpengalaman dalam situasi seperti ini,” pungkasnya.

Dalam tiga musim terakhir, Arsenal selalu mengakhiri kompetisi di posisi kedua, sementara Manchester City berhasil meraih gelar Liga Inggris sebanyak dua kali. Pada musim 2022-2023, City unggul lima poin atas Arsenal, dan pada musim berikutnya, selisih kedua tim hanya dua angka.

Sejak ditangani Pep Guardiola, Manchester City telah mengoleksi enam trofi Liga Inggris. Di sisi lain, Arsenal belum berhasil meraih gelar Liga Inggris selama periode kepelatihan Guardiola di City.

Informasi lengkap mengenai pernyataan Pep Guardiola dan dinamika persaingan Liga Inggris ini disampaikan melalui laporan media olahraga yang dirilis pada Sabtu, 21 Februari 2026.

Advertisement