Arsenal menelan kekalahan tipis 2-3 saat menjamu Manchester United pada pekan ke-23 Premier League di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026) malam WIB. Hasil negatif ini memperpanjang tren tanpa kemenangan anak asuh Mikel Arteta dalam tiga pertandingan terakhir di kompetisi domestik.
Tren Negatif dan Persaingan Klasemen
Sebelum ditekuk Setan Merah, The Gunners hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menghadapi Liverpool dan Nottingham Forest. Rentetan hasil minor ini membuat keunggulan Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris kini terpangkas signifikan.
Arsenal yang sebelumnya sempat memimpin dengan selisih tujuh angka, kini hanya terpaut empat poin dari Manchester City dan Aston Villa yang membayangi di posisi terdekat. Kehilangan poin krusial di kandang sendiri menjadi sinyal waspada bagi ambisi juara klub asal London Utara tersebut.
Kritik Pedas Roy Keane
Legenda Manchester United, Roy Keane, menilai Arsenal mulai goyah di bawah tekanan persaingan gelar. Menurutnya, skuad Meriam London terlihat kehilangan kepercayaan diri dan momentum yang telah mereka bangun sejak awal musim.
“Tekanan ada di Arsenal. Mereka melihat hasil pertandingan lain; mereka punya segalanya yang menguntungkan mereka di semua kompetisi. Itulah tekanan; mereka merasakan tekanan,” ujar Keane sebagaimana dilansir dari Sky Sports.
Keane menambahkan bahwa kegagalan mengelola ekspektasi sering menjadi batu sandungan bagi Arsenal dalam beberapa musim terakhir. Ia mendesak Declan Rice dan kolega untuk segera kembali ke performa terbaik mereka.
“Tandanya ada dalam beberapa pekan terakhir. Melawan Liverpool, Forest, dan hari ini (melawan MU). Kehilangan momentum itu. Mereka harus kembali ke dasar dan menerima tantangan ini alih-alih takut menghadapinya,” tegas Keane.
Informasi mengenai hasil pertandingan dan klasemen Premier League ini dikonfirmasi melalui laporan resmi kompetisi dan Sky Sports.