Sepakbola

Manchester City Bungkam Newcastle 2-1, Pep Guardiola Ungkap Kunci Kemenangan dan Beri Libur Skuad di Tengah Sengitnya Perebutan Gelar

Advertisement

Manchester City berhasil menekan Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris setelah meraih kemenangan tipis 2-1 atas Newcastle United di Stadion Etihad pada Sabtu (1/2/2026) malam atau Minggu (22/2/2026) dini hari WIB. Pelatih Pep Guardiola bahkan memberikan jatah libur tiga hari kepada skuadnya, sembari melontarkan pujian khusus untuk Erling Haaland dan Nico O’Reilly.

Kemenangan Krusial dan Tekanan untuk Arsenal

Kemenangan atas Newcastle ini membuat Manchester City kini hanya terpaut dua poin dari Arsenal yang memuncaki klasemen sementara Premier League. Hasil ini sekaligus menggeser tekanan kepada tim asuhan Mikel Arteta, yang sebelumnya kehilangan poin penuh setelah ditahan imbang oleh tim papan bawah.

Pep Guardiola menyoroti peran penting atmosfer yang dibangun para pendukung di Etihad sebagai salah satu kunci ketangguhan timnya musim ini. “Hubungan yang kami miliki dengan para penggemar kami adalah yang terbaik musim ini. Kami memiliki suasana terbaik dan kami membutuhkan suasana itu dari sekarang hingga akhir musim,” ujar Guardiola.

Ia mengakui bahwa perjuangan di sisa kompetisi tidak akan mudah. “Ini bukanlah pertandingan yang ideal, tetapi kami adalah sebuah tim dan inilah yang harus kami lakukan pada tahap musim ini,” tambahnya, menegaskan pentingnya kerja sama tim.

Pujian Setinggi Langit untuk Haaland dan O’Reilly

Meskipun tidak mencatatkan namanya di papan skor, Erling Haaland justru menjadi pemain yang paling disanjung oleh Pep Guardiola. Kerja keras Haaland dalam melakukan tekanan, memenangkan duel udara di lini pertahanan, serta memberikan asis krusial, dinilai menjadi pembeda dalam laga sengit tersebut.

Gol kemenangan Manchester City sendiri diborong oleh pemain muda serbabisa, Nico O’Reilly. O’Reilly membuktikan ketajamannya dengan menyundul bola hasil umpan silang dari Haaland. Penampilan apiknya di belakang penyerang City ini bahkan diprediksi akan menarik perhatian pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel.

Advertisement

“Dia adalah pemain terbaik pertandingan. Tanpa Erling, ini tidak mungkin terjadi,” kata Guardiola, menggarisbawahi kontribusi vital Haaland.

Libur Tiga Hari dan Filosofi Guardiola

Menjelang 11 pertandingan tersisa di Liga Inggris, Guardiola ingin para pemainnya tetap rileks namun bertanggung jawab. Ia tidak ingin skuadnya terlalu terbebani dengan hasil yang diraih oleh tim rival seperti Arsenal atau Aston Villa.

“Sekarang kita punya waktu libur tiga hari. Saya bilang kepada mereka, ‘yang harus kalian lakukan adalah minum banyak caipirinha dan daiquiri dalam tiga hari ke depan, nikmati hidup,’ lalu kita akan melakukan sesi rekaman yang sebenarnya dan pergi ke Leeds,” ucap Guardiola.

Bagi sang manajer, menjaga kesehatan mental pemain sama pentingnya dengan kebugaran fisik di tahap akhir musim. “Itulah cara yang tepat. Jika kita mengatakan ‘jika kita menang, maka Arsenal akan melakukan ini atau Aston Villa’… Anda akan mendapat tamparan di muka dan apa yang Anda pikir akan terjadi, justru kebalikannya yang terjadi,” imbuhnya, menekankan fokus pada diri sendiri.

Informasi lengkap mengenai kemenangan Manchester City dan pernyataan Pep Guardiola ini disampaikan melalui laporan media olahraga yang dirilis pada Minggu, 22 Februari 2026.

Advertisement