Gelandang veteran Manchester United, Casemiro, membuktikan kualitasnya belum habis setelah tampil impresif dalam tiga kemenangan beruntun Setan Merah di bawah asuhan Michael Carrick. Penampilan apik ini sekaligus membungkam kritik yang sempat meragukan kariernya di level tertinggi.
Kebangkitan Casemiro di Bawah Michael Carrick
Hampir dua tahun lalu, Casemiro sempat dicap telah habis dan sepantasnya memasuki masa persiapan pensiun di liga-liga yang lebih santai. Namun, kini ia membuktikan anggapan tersebut keliru. Casemiro tampil menonjol seiring kebangkitan Manchester United di bawah arahan Michael Carrick.
Pemain berusia 33 tahun ini selalu menjadi starter dalam tiga laga terakhir yang berhasil dimenangi Manchester United, masing-masing saat menghadapi Manchester City, Arsenal, dan Fulham. Dalam tiga pertandingan krusial tersebut, Carrick menempatkan Casemiro sebagai salah satu poros ganda bersama Kobbie Mainoo.
Hasilnya, Manchester United bermain lebih seimbang dan solid. Kesolidan ini yang memungkinkan Setan Merah merangkai tiga kemenangan beruntun, meski harus diakui masih ada celah yang berujung empat gol dalam periode tersebut.
Statistik Gemilang Kontra Fulham
Casemiro bahkan menandai penampilan impresifnya dengan satu gol dan satu asis saat melawan Fulham pada Minggu, 1 Februari 2026 malam. Selain gol dan asis, ia juga mencatatkan statistik defensif yang mumpuni.
Pemain asal Brasil tersebut sukses melakukan tiga tekel dari empat percobaan, mencatatkan tiga sapuan, dan satu intersepsi. Ia juga berhasil memenangi dua duel udara yang dilakukannya, menunjukkan dominasinya di lini tengah.
Jamie Carragher Tarik Ulang Komentar Pedas
Penampilan Casemiro di tiga pertandingan terakhir cukup untuk membuat komentator Sky Sports, Jamie Carragher, mengoreksi komentar pedasnya hampir dua tahun lalu. Pada Mei 2024 silam, Carragher sempat menyatakan bahwa ‘sepakbola sudah meninggalkan Casemiro’ di tengah kesulitan yang dialami sang pemain.
Kala itu, mantan pemain Liverpool tersebut bahkan menyebut Casemiro semestinya berpikir untuk bermain di Amerika Serikat atau Arab Saudi. Namun, kini Carragher mengakui perubahan performa Casemiro.
“Sekarang bisa dikatakan bahwa sepakbola belum meninggalkannya,” kata Carragher dikutip Sky Sports.
“Menimbang kontribusinya musim ini di Premier League, dan bukan hanya lawan Fulham di kandang, ingat juga apa yang dia lakukan pekan lalu melawan Arsenal di laga tandang dan Manchester City di kandang.”
“Casemiro berhak, jika dia ingin membalas saya dan bilang, ‘tinggalkan pekerjaan sebagai komentator sebelum itu meninggalkanmu!’ Dia jelas bisa membalas yang satu itu. Salut untuknya, dia terlihat seperti pemain yang benar-benar berbeda.”
“Dia juga terlihat seperti pemain yang berbeda secara fisik. Bahkan ketika saya mengatakan itu dulu, Anda melihatnya dan dia tampak seperti orang tua yang mendekati akhir kariernya sebagai pemain.”
Informasi mengenai pernyataan Jamie Carragher tersebut dikonfirmasi melalui laporan Sky Sports.
