Sepakbola

Benfica Tekuk Real Madrid 4-2 dalam Laga Penuh Drama, Kedua Tim Kembali Bertemu di Playoff 16 Besar Liga Champions

Advertisement

Benfica akan kembali bersua Real Madrid di babak playoff 16 besar Liga Champions setelah hasil undian mempertemukan kedua tim. Pertemuan ini terjadi tak lama setelah The Eagles sukses menumbangkan Los Blancos 4-2 dalam laga dramatis di fase klasemen Liga Champions.

Jadwal dan Hasil Dramatis Pertemuan Terakhir

Pertandingan playoff 16 besar Liga Champions antara Benfica dan Real Madrid akan berlangsung dalam dua leg. Leg pertama dijadwalkan di kandang Benfica pada 18 Februari 2026, sementara leg kedua akan digelar di markas Real Madrid pada 26 Februari 2026.

Kedua tim baru saja berhadapan pada Kamis, 29 Januari 2026 dini hari WIB, dalam matchday terakhir fase klasemen Liga Champions. Benfica berhasil meraih kemenangan 4-2 atas Real Madrid dalam laga yang penuh drama. Gol terakhir bahkan dicetak oleh kiper Benfica, Anatoliy Trubin, melalui sundulan kepala di detik-detik akhir pertandingan.

Kemenangan tersebut memastikan Benfica mengamankan peringkat ke-24 untuk melaju ke babak playoff. Hasil ini juga menyeret Real Madrid ke babak playoff, sekaligus memuluskan langkah Manchester City untuk finis di peringkat kedelapan fase klasemen.

Reaksi Santai Jose Mourinho

Pelatih Benfica, Jose Mourinho, menanggapi hasil undian playoff 16 besar Liga Champions dengan reaksi yang cukup santai. Melalui unggahan di media sosialnya, Mourinho justru menunjukkan fokusnya pada pertandingan Liga Portugal akhir pekan ini melawan Tondela.

Dalam foto yang menampilkan dirinya sedang duduk di ruang kerja dan menyiapkan strategi, Mourinho menuliskan keterangan singkat, “Life goes on.” Saat ini, Benfica menempati peringkat ketiga Liga Portugal dengan koleksi 45 poin dari 19 pertandingan, tertinggal 10 poin dari Porto yang berada di puncak klasemen.

Advertisement

Nostalgia Mourinho dengan Real Madrid

Pertemuan ini akan menjadi momen spesial bagi Jose Mourinho, yang akan kembali ke Santiago Bernabeu pada leg kedua. Mourinho pernah menukangi Real Madrid dari tahun 2010 hingga 2013, di mana ia berhasil mempersembahkan gelar LaLiga dan Copa Del Rey.

Mourinho bahkan pernah mengaku bahwa Presiden Real Madrid, Florentino Perez, sempat memintanya untuk kembali melatih El Real. “Di Madrid, saya berhasil melakukan segalanya kecuali membangun skuad yang bersatu,” jelas Mourinho, seperti dilansir dari Marca beberapa tahun lalu.

“Pada tahun 2015, Florentino Perez meminta saya untuk kembali. Saya tahu, dia menyukai saya,” tambah Mourinho. “Dia menelepon saya, mengatakan bahwa beberapa pemain yang ‘buruk’ harus disingkirkan seperti Casillas, Ramos, Marcelo, dan Pepe. Saya balas, itu sudah terlambat,” tutupnya.

Informasi mengenai pernyataan Jose Mourinho terkait tawaran kembali melatih Real Madrid dikonfirmasi melalui laporan dari media Marca.

Advertisement