Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) resmi memulai proses perpanjangan kontrak pelatih Carlo Ancelotti hingga tahun 2030 mendatang. Keputusan ini diambil setelah pelatih asal Italia tersebut sukses membawa Tim Samba melaju ke putaran final Piala Dunia 2026.
Ancelotti, yang mulai menangani Brasil sejak 26 Mei lalu, dinilai memberikan dampak positif bagi stabilitas tim. Dalam delapan pertandingan di bawah arahannya, Brasil mencatatkan empat kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan. Saat ini, Brasil menempati posisi kelima di klasemen kualifikasi dengan koleksi 28 poin dari 18 pertandingan.
Komitmen Jangka Panjang CBF
Kehadiran Ancelotti diharapkan mampu mengakhiri puasa gelar Brasil yang terakhir kali menjuarai Copa America pada 2019 dan Piala Dunia pada 2002. Presiden CBF, Samir Xaud, mengonfirmasi bahwa kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan verbal untuk melanjutkan kerja sama jangka panjang.
“Pembicaraan sedang berjalan, dan kedua pihak sama-sama mau lanjut; kami sedang mengurus beberapa dokumen perubahan agar kerja sama ini berlanjut,” ujar Samir Xaud kepada Lance.
Xaud menegaskan bahwa kepastian kontrak sebelum Piala Dunia 2026 dimulai sangat krusial bagi struktur timnas. Ia percaya pada proyek jangka menengah hingga panjang yang diusung oleh mantan pelatih Real Madrid tersebut.
Fokus Menuju Piala Dunia 2026
Pada putaran final Piala Dunia 2026, Brasil tergabung dalam Grup C bersama Skotlandia, Maroko, dan Haiti. CBF menilai kompetensi Ancelotti sebagai pelatih dan pribadi sangat cocok untuk memimpin Vinicius Junior dan kawan-kawan dalam misi mengembalikan kejayaan sepak bola Brasil.
| Statistik Ancelotti di Brasil | Jumlah |
| Pertandingan | 8 |
| Kemenangan | 4 |
| Imbang | 2 |
| Kekalahan | 2 |
Informasi mengenai rencana perpanjangan kontrak Carlo Ancelotti ini dikonfirmasi melalui pernyataan resmi Presiden CBF, Samir Xaud, kepada media lokal Brasil.