Sepakbola

Diego Costa Ungkap Rahasia Provokasi Lawan dan Nasibnya Jika VAR Sudah Ada Sejak Era Chelsea

Mantan penyerang Chelsea, Diego Costa, buka suara mengenai gaya bermain agresifnya di masa lalu dan bagaimana nasibnya jika teknologi Video Assistant Referee (VAR) sudah diterapkan saat ia masih merumput di Liga Inggris. Hal ini terungkap dalam perbincangan hangat di podcast The Obi One bersama mantan rekan setimnya, John Obi Mikel.

Gaya Main Agresif dan Bayang-bayang VAR

Dalam sesi wawancara tersebut, John Obi Mikel melontarkan pertanyaan menarik sekaligus candaan mengenai reputasi Costa sebagai pemain yang kerap terlibat friksi di lapangan. Mikel berseloroh bahwa pemain asal Spanyol itu tidak akan bisa “bersembunyi” dari pantauan kamera di era sepak bola modern.

“Saat itu tidak ada VAR. Jika saat itu sudah ada VAR, pasti kamu sudah dapat lima kartu kuning,” ujar Mikel sambil tertawa mengenang masa-masa mereka bersama di Stamford Bridge pada periode 2014-2017.

Menanggapi hal tersebut, Costa menepis anggapan bahwa dirinya adalah pemain kasar yang sengaja mencari keributan. Ia menegaskan bahwa tindakannya di lapangan merupakan bagian dari strategi untuk merusak konsentrasi lawan.

“Nggak lah, nggak mungkin. Saya hanya memberikan tekanan ke lawan dan memaksa mereka mengikuti permainan saya. Saya bukan tipe yang suka menyikut dan lain sebagainya,” balas Costa. Namun, ia tidak menampik akan bereaksi keras jika diprovokasi terlebih dahulu. “Tapi kalau lawan yang duluan memulai, saya bakal merespons,” sambungnya.

Catatan Karier dan Rencana Gantung Sepatu

Diego Costa tercatat membela Chelsea pada rentang 2014 hingga 2018. Selama periode tersebut, ia menjadi sosok vital di lini depan The Blues dengan torehan 59 gol dari 120 penampilan di semua kompetisi, serta sukses mempersembahkan dua gelar juara Liga Inggris.

Setelah meninggalkan Chelsea, Costa sempat kembali ke Premier League bersama Wolverhampton Wanderers, namun gagal mengulang ketajamannya. Saat ini, pemain berusia 37 tahun tersebut berstatus tanpa klub dan menetap di Madrid bersama keluarganya.

Costa mengisyaratkan bahwa dirinya mungkin akan segera mengakhiri karier profesionalnya sebagai pesepak bola. Informasi mengenai pernyataan Diego Costa ini dikonfirmasi melalui tayangan podcast The Obi One.

Tinggalkan komentar