Como 1907 berhasil mencetak sejarah baru di Liga Italia 2025-2026 setelah menaklukkan raksasa Juventus dengan skor 2-0 di Stadion Allianz pada Sabtu, 21 Februari 2026. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Como di markas Juventus dalam kurun waktu 75 tahun, di bawah arahan pelatih Cesc Fabregas.
Kemenangan Bersejarah di Kandang Juventus
Dua gol kemenangan Como dicetak oleh Mergim Vojvoda pada menit ke-11 dan Maxence Caqueret pada menit ke-61. Hasil ini menegaskan superioritas Como atas Juventus musim ini, setelah pada pertemuan pertama di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Oktober 2025, Como juga berhasil menang 2-0 berkat gol Marc-Oliver Kempf dan Nico Paz.
Menurut catatan Tuttomercatoweb, kali terakhir Como mampu mencuri kemenangan dari kandang Juventus adalah pada 1 April 1951, dengan skor 3-0. Kemenangan ini menjadi bukti nyata perkembangan Como di bawah kepemilikan pengusaha Indonesia, Hartono bersaudara.
Reaksi dan Strategi Cesc Fabregas
Pelatih Como, Cesc Fabregas, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian timnya. “Sebagai orang Spanyol, saya bisa mengatakan ini, Juventus seperti Real Madrid-nya Italia. Jadi bisa datang ke sini dan bermain seperti ini membuat saya sangat bangga,” ujar Fabregas usai laga, dilansir dari Football Italia.
Fabregas juga menyoroti pentingnya fokus dan strategi dalam menghadapi tim sekuat Juventus. “Fokus menjadi hal yang sangat fundamental jika Anda ingin datang ke sini dan mengalahkan tim kuat dengan pelatih yang telah menemukan titik baliknya,” jelasnya, merujuk pada perkembangan Juventus sejak diasuh Luciano Spalletti.
Mantan gelandang Barcelona dan Arsenal itu menambahkan, “Kami mencoba bermain dengan cara yang menyulitkan mereka hari ini. Anak-anak asuh saya tampil luar biasa, dan kami melakukan sesuatu yang berbeda dibanding laga-laga lain, yaitu mencetak gol kedua. Menghadapi bakat dan kualitas seperti ini, jika Anda tidak mencetak gol kedua, mereka pada akhirnya akan menyamakan atau membalikkan keadaan.”
Fabregas juga memuji pertahanan timnya. “Saya sangat menyukai fakta bahwa kiper kami hanya melakukan satu penyelamatan sepanjang pertandingan, yang berarti kami benar-benar mengendalikan situasi,” tuturnya.
Persaingan Empat Besar dan Target Como
Raihan tiga poin dari markas Juventus membuat Como meramaikan persaingan menuju empat besar Liga Italia, yang berhadiah tiket kelolosan ke Liga Champions musim depan. Como kini menempati peringkat keenam klasemen dengan 45 angka, hanya berselisih satu poin dengan Juventus di tangga kelima dan dua angka dari AS Roma yang berada di peringkat keempat.
Meski demikian, Cesc Fabregas mengajak timnya untuk tetap tenang dan melangkah setapak demi setapak. “Saya tidak bisa mengatakan kami membidik satu target tertentu atau yang lain. Jangan lupa, satu setengah tahun lalu kami masih bermain di Serie B, jadi kami harus menjalaninya dengan tenang, selangkah demi selangkah, sambil membangun budaya dan identitas yang bisa membawa kami untuk memenangkan setiap pertandingan yang memungkinkan,” ucap Fabregas.
Informasi mengenai kemenangan bersejarah Como atas Juventus ini disampaikan melalui berbagai laporan media olahraga Italia, termasuk Football Italia dan Tuttomercatoweb, yang dirilis pada Minggu, 22 Februari 2026.
