Sepakbola

Persib Tersingkir dari ACL 2, Sergio Castel Ungkap Tantangan Adaptasi Awal di Skuad Maung Bandung

Advertisement

Penyerang baru Persib Bandung, Sergio Castel, belum memberikan kontribusi signifikan dalam perjalanan tim di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026. Ia hanya tampil sebagai pemain pengganti dalam dua laga kontra Ratchaburi FC di babak 16 besar, yang berujung pada tersingkirnya Persib dengan agregat 1-3. Castel kemudian buka suara mengenai periode awal yang sulit bersama skuad asuhan Bojan Hodak.

Kekalahan Leg Pertama Jadi Beban

Pemain asal Spanyol itu menyoroti kekalahan telak 0-3 Persib dari Ratchaburi di leg pertama sebagai faktor utama yang mempersulit keadaan. “Menurut saya, yang membuat situasi sulit adalah kekalahan 0-3 di laga (leg satu) sebelumnya,” kata Castel. Ia menambahkan, “Di kompetisi seperti ini, kami tidak boleh kalah 0-3 karena sangat sulit untuk membalikkan keadaan. Saya rasa peluang lolos sebenarnya sudah terlepas di sana.”

Kondisi Fisik Belum Prima Akibat Perjalanan Panjang

Castel, yang lahir di Las Rozas, juga mengungkapkan bahwa kondisinya belum mencapai 100 persen. Hal ini disebabkan oleh perjalanan panjang yang harus ia tempuh sebelum bergabung dengan tim. “Saya butuh sedikit waktu karena perjalanan saya sangat panjang, dari Siprus ke Spanyol, lalu dari Spanyol ke sini sekitar 20 jam perjalanan,” jelasnya.

Setelah tiba di Indonesia, Castel langsung terbang ke Thailand untuk pertandingan. “Sekitar 10-15 hari pertama adalah masa adaptasi karena saya hampir tidak punya waktu istirahat. Perjalanannya sangat melelahkan,” urai Castel.

Fokus Adaptasi dan Laga Mendatang

Meskipun demikian, Sergio Castel menegaskan komitmennya untuk bekerja keras. Ia berjanji akan segera beradaptasi dengan cuaca, taktik pelatih Bojan Hodak, serta membangun chemistry dengan rekan-rekan setimnya. “Sekarang saya fokus berlatih keras agar bisa cepat beradaptasi dengan cuaca, dengan tim, dan dengan taktik pelatih,” tuturnya.

Advertisement

Atmosfer pertandingan kandang Persib di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) juga menjadi motivasi tambahan bagi Castel. “Atmosfernya luar biasa. Itu pertandingan kedua yang saya rasakan langsung, karena sebelumnya saya sudah melihat suasana di laga liga,” ucapnya.

Castel dan Persib Bandung kini mengalihkan fokus ke partai Super League 2025-2026. Mereka dijadwalkan menghadapi Persita di Stadion GBLA pada Minggu, 22 Februari 2026, pukul 20.30 WIB.

Keterangan lebih lanjut mengenai adaptasi dan persiapan Sergio Castel disampaikan dalam wawancara yang dirilis pada Minggu, 22 Februari 2026.

Advertisement