Sepakbola

FIGC Tetapkan Sanksi, Pierre Kalulu Lewatkan Laga Krusial Juventus Kontra Como Akibat Kartu Merah Kontroversial

Advertisement

Upaya Juventus untuk membatalkan sanksi kartu merah bek andalannya, Pierre Kalulu, menemui jalan buntu. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) secara resmi menolak tuntutan klub asal Turin tersebut terkait insiden kontroversial yang terjadi saat menghadapi Inter Milan pekan lalu. Penolakan ini memastikan Kalulu absen dalam duel giornata ke-26 Liga Italia 2025-2026 melawan Como 1907 di Stadion Allianz, Turin, Sabtu (21/2/2026).

Meskipun Asosiasi Wasit Italia (AIA) telah mengakui adanya kesalahan dalam proses pengambilan keputusan, otoritas tertinggi sepak bola Italia tetap kukuh mempertahankan sanksi larangan bertanding tersebut di kancah Serie A.

Penolakan Banding dan Kontroversi Kartu Merah

Pierre Kalulu harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua akibat sentuhan terhadap bek Alessandro Bastoni. Namun, kubu Si Nyonya Tua menilai Bastoni melakukan reaksi berlebihan yang memicu wasit Federico La Penna mengeluarkan kartu merah.

Ketua AIA, Gianluca Rocchi, secara terbuka mengakui adanya kekeliruan dalam kepemimpinan wasit di laga kontra Inter Milan tersebut. Ia menyesalkan kegagalan penggunaan teknologi dalam membantu pengadil.

“Kami meminta maaf yang sebesar-besarnya untuk insiden itu,” ungkap Rocchi dikutip dari TuttoMercatoWeb.

“Untuk keputusan La Penna, yang jelas keliru, dan untuk ketidakmampuan menggunakan VAR buat memastikan keputusannya,” lanjutnya.

Krisis Lini Belakang Juventus

Absennya Kalulu menciptakan lubang besar di lini pertahanan Juventus. Pelatih Luciano Spalletti kini dihadapkan pada situasi pelik mengingat stok pemain di sisi kanan pertahanan sangat terbatas, ditambah lagi dengan kondisi Bremer yang sedang mengalami cedera.

Advertisement

Spalletti mengungkapkan keresahannya mengenai ketersediaan pemain untuk mengisi pos yang ditinggalkan Kalulu. Hal ini menjadi perhatian serius sebelum menghadapi perlawanan Como 1907.

“Kalulu disanksi, Bremer cedera, jadi kami kekurangan opsi,” kata eks pelatih Napoli itu, dikutip dari Football Italia.

“Kami tidak benar-benar memiliki bek kanan lainnya ataupun pemain yang bisa menambal semua sisi kanan,” keluh Spalletti.

Rekor Absen Pertama Kalulu dan Preseden FIGC

Sejak didatangkan dari AC Milan, pemain berusia 25 tahun itu hampir tidak pernah absen membela timnya. Laga melawan Como akan menjadi kali pertama baginya tidak merumput sepanjang musim 2025-2026, setelah selalu tampil di Liga Italia, Liga Champions, maupun Coppa Italia.

FIGC sendiri memang tercatat sangat jarang memberikan pengampunan atau pembatalan sanksi kartu. Kasus terakhir terjadi pada 2023 saat membatalkan hukuman Romelu Lukaku. Dengan keputusan ini, Kalulu baru bisa kembali bermain saat menghadapi AS Roma pada awal Maret mendatang.

Informasi lengkap mengenai isu ini disampaikan melalui pernyataan resmi Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dan Asosiasi Wasit Italia (AIA) terkait keputusan banding Juventus.

Advertisement