Inter Milan berhasil menundukkan Cremonese 2-0 dalam laga lanjutan Liga Italia di Stadion Giovanni Zini pada Senin (2/1/2026) dini hari WIB. Kemenangan Nerazzurri tersebut diwarnai insiden mengejutkan saat kiper Cremonese, Emil Audero Mulyadi, terkapar usai sebuah flare meledak di dekatnya.
Insiden Flare yang Mencekam Emil Audero
Insiden tersebut terjadi di awal babak kedua pertandingan. Sebuah flare yang diduga berasal dari tribun suporter Inter Milan, masuk ke lapangan dan meledak di dekat Emil Audero yang saat itu berada sendirian di kotak penalti Cremonese. Ledakan tersebut membuat penjaga gawang Timnas Indonesia itu terkapar dan segera mendapat perawatan dari tim medis.
Meski sempat terkapar, Emil Audero menunjukkan tekad kuat dengan mampu bangkit dan melanjutkan pertandingan hingga usai. Ia tidak mengalami cedera serius akibat ledakan tersebut.
Kecemasan Pelatih Davide Nicola
Pelatih Cremonese, Davide Nicola, menyoroti tajam insiden yang menimpa anak asuhnya. Ia mengaku sempat sangat cemas melihat Emil Audero terkapar di lapangan.
“Hanya bagian terakhirnya, itulah sebabnya saya langsung takut karena saya pikir petasan itu mengenai Audero. Melihatnya terkejut oleh ledakan itu, saya tetap menghargai tekadnya untuk terus bermain dan tetap berada di lapangan,” kata Nicola usai laga Cremonese vs Inter, dilansir dari Cremonasport.
Nicola juga menyayangkan insiden pelemparan flare tersebut dan berharap ada solusi konkret untuk meningkatkan budaya olahraga.
“Izinkan saya mengatakan bahwa saya pikir beberapa hal agak ketinggalan zaman; saya percaya mereka yang bertugas untuk meningkatkan budaya olahraga akan menemukan solusi yang tepat,” tambahnya.
Inter Milan Terancam Sanksi Berat
Pihak kepolisian telah mengantongi identitas tersangka pelempar flare yang juga dilaporkan terluka akibat ledakan tersebut. Akibat ulah suporternya, Inter Milan berpotensi menghadapi sanksi berat dari otoritas Liga Italia.
Sanksi yang mungkin diterima Nerazzurri meliputi denda, larangan bagi fans untuk datang ke laga tandang, hingga penutupan sebagian tribun di Stadion Giuseppe Meazza.
Informasi mengenai insiden flare dan pernyataan pelatih Davide Nicola dikonfirmasi melalui laporan media Cremonasport.
