Fujianti Utami, atau yang akrab disapa Fuji, kembali menghadapi dugaan penggelapan uang oleh mantan rekan kerjanya. Di tengah upayanya menuntut keadilan atas kasus dugaan penggelapan dana hampir Rp 1 miliar, ia justru mengaku mendapat komentar miring dari warganet.
Dugaan Penggelapan dan Kekecewaan Fuji
Adik ipar mendiang Vanessa Angel ini mengungkapkan kekecewaannya karena bukannya mendapat dukungan, ia malah disalahkan. Banyak netizen mempertanyakan ketelitiannya dalam mengelola keuangan dan menganggapnya terlalu polos.
“Ya aku bingung aja sih. Aku korban di sini, tapi aku malah jadi disalahkan. ‘Ya ini harus dicek lagi dong mungkin Fujinya tahu ini ini ini’,” kata Fuji saat ditemui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin.
Alasan Kelalaian dan Modus Operandi Pelaku
Fuji menjelaskan bahwa beban kerja yang berat membuatnya sulit untuk selalu memantau detail keuangan. Ia kerap merasa lelah setelah bekerja dan memilih untuk beristirahat atau berlibur di waktu luang.
“Aku kadang udah sibuk kerja, kalau pulang udah pengin istirahat, udah capek banget. Terus kalau misalnya ada hari libur, ya aku pengin liburan, pengin senang-senang sama teman-teman aku. Jadi nggak terlalu ngecekin banget saat itu,” tuturnya.
Lebih lanjut, Fuji memaparkan bahwa aksi penggelapan ini bisa berlangsung lama karena oknum yang dilaporkan diduga tidak bekerja sendirian. Ia menyebut adanya kerja sama dengan beberapa pihak lain.
“Walaupun yang aku laporin satu orang, tapi dia itu kerja sama, sama empat sampai lima orang. Jadi saling backup, saling nutupin kebusukan masing-masing. Jadi ya itu nggak kelihatan,” jelasnya.
Dampak Psikologis dan Fisik yang Dirasakan
Menghadapi pengkhianatan dari rekan kerja sekaligus hujatan dari netizen secara bersamaan, Fuji tak menampik dirinya merasa sangat lelah secara batin dan fisik.
“Capek banget pasti, udah rugi, ditanyain, terus buang waktu juga, sakit hati juga, dikatain netizen juga. Sudah sih capek banget. Batin sama fisik capek,” ungkap Fuji.
Pernyataan terkait dugaan penggelapan dan respons publik tersebut disampaikan Fujianti Utami saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
