Ibrahim, putra selebriti Shyalimar Malik yang kini berusia 10 tahun, mengungkapkan ambisinya untuk meraih kesuksesan di dunia hiburan dan bisnis layaknya Raffi Ahmad. Keinginan tersebut mencuat saat Ibrahim tengah mengikuti sebuah kejuaraan basket di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Shyalimar Malik menjelaskan bahwa putranya sudah memiliki gambaran spesifik mengenai masa depannya. Selain ingin menjadi atlet, Ibrahim juga tertarik merambah dunia selebriti dan menjadi pengusaha sukses.
Inspirasi dari Raffi Ahmad dan Denny Sumargo
“Penginnya dia ke depannya tuh jadi atlet, penginnya jadi selebriti juga, pengusaha. Dia bilang, ‘Aku mau kayak Denny Sumargo, pengin kayak Raffi Ahmad. Kan dikenal, Mom, terus bisa bisnis juga’ katanya gitu. Bisa jadi pejabat juga,” ujar Shyalimar Malik saat ditemui awak media.
Bagi Ibrahim, sosok Raffi Ahmad merupakan figur ideal karena dianggap memiliki paket lengkap sebagai artis yang mapan dengan jaringan bisnis yang luas. “Iya aku mau saja (jadi artis). Mau terkenal,” ungkap Ibrahim singkat mengenai ketertarikannya pada dunia hiburan.
Misi Pembuktian dan Bakti kepada Ibu
Di balik mimpi besarnya, Ibrahim menyimpan motivasi personal untuk membahagiakan ibunya. Ia mengaku ingin mulai menabung dari hasil kerja kerasnya kelak. “Pengin membalas rasa sakit hati. Mau nabung juga biar bisa bahagiakan Mami,” tutur Ibrahim.
Shyalimar Malik, yang merupakan pemeran dalam film Gunung Kawi, mengakui bahwa perjalanan membesarkan Ibrahim dilakukan seorang diri. Upaya Ibrahim untuk meraih popularitas dan prestasi dipandang sebagai bentuk pembuktian terhadap masa lalu, termasuk hubungannya dengan ayah kandungnya.
“Pengin ngebuktiin saja gitu kalau aku tuh bisa. Benar-benar bisa ngerawat dia. Dan dia sendiri pun juga pengin ngebuktiin bahwa ‘aku harus terkenal’ gitu. Jadi aku kayak pengin membuktikan bahwa, ‘Ini lho dia sekarang!’. Umur 10 tahun, alhamdulillah bisa mandiri, banyak prestasinya,” pungkas Shyalimar.
Informasi mengenai pernyataan Shyalimar Malik dan cita-cita putranya ini diperoleh melalui wawancara langsung di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.