Penyanyi dangdut senior Iis Dahlia memberikan klarifikasi terkait tuduhan mengintimidasi Ressa Rizky. Tuduhan tersebut muncul setelah kuasa hukum Ressa Rizky, Andika Meigista, menuding Iis Dahlia dan Irfan Hakim memberikan pembelaan buta terhadap Denada.
Iis Dahlia membantah keras tuduhan tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Senin, 2 Februari 2026, menegaskan bahwa tidak ada intimidasi yang terjadi.
Tuduhan Intimidasi dan Polemik Denada
Sebelumnya, Ressa Rizky mengaku sempat mengalami teror psikis dari rekan-rekan Denada dalam sebuah acara di kawasan Mampang, Jakarta Selatan. Ressa dituding menjadi penyebab seruan boikot terhadap Denada, memicu teguran dari kuasa hukumnya kepada Iis Dahlia dan Irfan Hakim.
Bantahan Tegas Iis Dahlia
Iis Dahlia secara lugas membantah tuduhan tersebut. “Jadi, Mas Pengacara, saya mau menjelaskan bahwa hal yang Mas bilang itu sama sekali tidak terjadi. Tidak terjadi dan tidak pernah terucap dari mulut saya bahwa katanya Denada diboikot itu karena Ressa,” ujar Iis Dahlia.
Ia menambahkan bahwa ada saksi lain yang hadir di acara tersebut, termasuk Caren Delano dan suami Shella Saukia, yang juga mengundang Ressa.
Kronologi Pertemuan di Acara Fashion Show
Iis Dahlia menjelaskan kronologi pertemuannya dengan Ressa Rizky. Ia menegaskan kehadirannya di acara fashion show tersebut murni karena undangan dari Shella Saukia, yang juga diselenggarakan oleh Ivan Gunawan melalui Garis Putih.
“Saya datang ke acara itu pure karena undangannya Shella Saukia, ada fashion show. Kebetulan Ivan Gunawan juga sebagai penyelenggara Garis Putih membuat fashion show itu,” jelas Iis.
Iis Dahlia memiliki akses ke belakang panggung karena pertemanannya dengan Shella. Di tengah perjalanan menuju venue, ia melihat Ressa Rizky dan menghampirinya karena rasa empati.
“Di tengah jalan pas mau ke venue itu, ada Ressa di situ lagi jalan. Saya menghampiri itu karena rasa empati saya. Seluruh Indonesia kan tahu ya kabar ini, apalagi dia kan teman bekerja saya,” sambungnya.
Sapaan Empati yang Disalahartikan
Iis Dahlia mengaku tidak menyangka sapaan empatinya justru disalahartikan sebagai intimidasi. Sebagai seorang ibu, ia mendekati Ressa dengan niat baik.
“Jadi saya mendekati dia karena empati saya sebagai seorang ibu dan juga seorang anak,” ungkap Iis.
Ia juga menceritakan bahwa sebelum dirinya berbicara, suami Shella Saukia lebih dulu memberikan arahan kepada Ressa terkait penampilannya setelah fashion show untuk live TikTok. Iis kemudian menyambung pembicaraan sambil mengelus Ressa.
“Di saat saya ngelus-ngelus itu juga, saya tuh hampir diledekin sama si Caren loh, ‘Ngapain sih Ma nangis-nangis? Dasar nenek-nenek’, gitu,” kenang Iis Dahlia.
Iis Dahlia menegaskan bahwa tidak ada kata-kata yang bersifat meneror atau mengintimidasi. Sebaliknya, ia justru berusaha membesarkan hati Ressa yang kini memiliki banyak pekerjaan di dunia internet.
“Kata-kata yang meneror, mengintimidasi sama sekali nggak ada. Malah saya membesarkan hatinya karena dia sekarang banyak banget pekerjaan di dunia internet, harus berhadapan dengan kamera dan segala macam. Saya bilang, ‘Kamu alhamdulillah sekarang banyak berkah’, intinya gitulah,” tegas Iis Dahlia.
Klarifikasi Iis Dahlia ini disampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @iisdahlia, pada Senin, 2 Februari 2026.
