German Open 2026 akan segera bergulir pada 24 Februari hingga 1 Maret mendatang di Westenergie Sporthalle, Mulheim an der Ruhr. Turnamen BWF World Tour ini menjadi ajang bagi para pebulu tangkis dunia, termasuk Indonesia, untuk mengukir prestasi. Sejarah mencatat, Indonesia memiliki jejak gemilang dengan koleksi 16 gelar juara dari lima sektor berbeda di ajang ini.
Jejak Gemilang Indonesia di German Open
Indonesia saat ini menduduki peringkat keenam dalam daftar negara pengoleksi gelar terbanyak di German Open, sejajar dengan Jepang dan Malaysia. Total 16 gelar juara tersebut tersebar di tunggal putra (6), ganda putra (3), tunggal putri (2), ganda putri (4), dan ganda campuran (1). Negara-negara di atas Indonesia meliputi Swedia (24), Korea Selatan (26), Inggris (37,5), China (59), dan Denmark (93,5). Catatan gelar Inggris dan Denmark yang menggunakan koma menunjukkan keberhasilan pasangan gado-gado beda negara.
Meskipun memiliki catatan yang cukup banyak, Indonesia telah lama tidak meraih podium tertinggi di German Open. Wakil terakhir yang berhasil menjuarai turnamen ini adalah pasangan ganda putra Flandy Limpele/Eng Hian pada edisi 2003, atau 23 tahun yang lalu.
Momen Emas Alan-Susy di German Open 1992
Salah satu momen paling berkesan dalam sejarah partisipasi Indonesia di German Open terjadi pada edisi 1992. Pasangan legendaris Alan Budikusuma dan Susy Susanti berhasil naik podium secara bersamaan setelah menjuarai sektor tunggal putra dan tunggal putri. Keduanya mengalahkan rekan senegara di babak final; Alan Budikusuma menundukkan Joko Suprianto, sementara Susy Susanti menjungkalkan Sarwendah Kusumawardhani.
Prestasi ganda ini mengulang momen serupa yang melegenda di Olimpiade Barcelona 1992, yang terjadi dua bulan sebelumnya. Final German Open 1992 berlangsung pada 11 Oktober 1992, sedangkan momen emas Alan-Susy di Olimpiade Barcelona tercatat pada 4 Agustus 1992.
Daftar Lengkap Juara Indonesia di German Open
- Tunggal Putra: Ferry Sonneville (1958, 1960, 1961), Fung Permadi (1990), Alan Budikusuma (1992), Joko Suprianto (1995).
- Tunggal Putri: Susy Susanti (1992, 1993).
- Ganda Putra: Tjun Tjun/Johan Wahjudi (1973), Eddy Hartono/Rudy Gunawan (1991), Flandy Limpele/Eng Hian (2003).
- Ganda Putri: Erma Sulistianingsih/Rosiana Tendean (1989), Finarsih/Lili Tampi (1995), Eliza Nathanael/Zelin Resiana (1995), Deyana Lomban/Indarti Issolina (1996).
- Ganda Campuran: Tri Kusharjanto/Minarti Timur (1996).
Informasi lengkap mengenai jejak prestasi Indonesia di German Open ini dihimpun dari catatan sejarah turnamen bulu tangkis internasional.
