Inter Milan menunjukkan mentalitas juara saat menjamu Pisa dalam lanjutan Liga Italia di San Siro, Sabtu (24/1/2026) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, armada Cristian Chivu bangkit secara heroik dan menutup laga dengan kemenangan telak 6-2.
Drama Kebangkitan Nerazzurri
Pisa mengejutkan publik tuan rumah dengan unggul cepat pada menit ke-11. Stefano Moreo mencetak gol jarak jauh memanfaatkan kesalahan kiper Yann Sommer dalam mengantisipasi bola. Moreo kembali menggetarkan jala gawang Inter pada menit ke-23 melalui sundulan tajam yang membuat skor berubah menjadi 0-2.
Tertinggal dua gol tidak membuat Nerazzurri patah arang. Piotr Zielinski memulai momentum kebangkitan, disusul gol dari Lautaro Martinez dan Pio Esposito. Inter Milan berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-2 sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, dominasi Si Ular semakin tidak terbendung. Tiga gol tambahan bersarang ke gawang Pisa masing-masing melalui aksi Federico Dimarco, Ange Yoan Bony, dan Henrikh Mkhitaryan. Skor 6-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Pembelaan Chivu untuk Yann Sommer
Usai pertandingan, pelatih Cristian Chivu memberikan pembelaan terhadap blunder yang dilakukan Yann Sommer. Ia mengaku bertanggung jawab atas instruksi yang diberikan kepada sang penjaga gawang di lapangan.
“Itu kesalahan saya karena saya yang meminta kiper untuk melakukan hal tertentu. Terkadang saya bikin Yann malah kesulitan,” ujar Chivu kepada DAZN.
Chivu lebih memilih menyoroti reaksi luar biasa yang ditunjukkan para pemainnya. Menurutnya, sikap pantang menyerah menjadi kunci utama Inter Milan mampu mengamankan poin penuh setelah berada dalam posisi sulit.
“Attitude yang terpenting, terkadang Anda menderita, tetapi yang terpenting adalah bagaimana Anda bereaksi. Saya pikir kami melakukannya dengan sangat baik. Kami bisa saja runtuh, tapi tim tetap melakukan tugasnya,” tambah pelatih asal Rumania tersebut.
Statistik dan Posisi Klasemen
Kemenangan ini membuat Inter Milan kian nyaman di puncak klasemen sementara Liga Italia dengan koleksi 52 poin dari 22 pertandingan. Mereka kini unggul enam angka dari rival sekota, AC Milan. Sebaliknya, Pisa masih terpuruk di posisi juru kunci.
| Posisi | Klub | Main | Poin |
| 1 | Inter Milan | 22 | 52 |
| 20 | Pisa | 22 | 14 |
Informasi mengenai hasil pertandingan dan pernyataan pelatih ini dikonfirmasi melalui laporan resmi pertandingan Liga Italia dan wawancara pascapertandingan di saluran DAZN.