Sepakbola

Jamie Carragher Sebut Nasib Arne Slot Terancam Jika Liverpool Gagal Tembus Liga Champions

Legenda Liverpool, Jamie Carragher, melontarkan kritik tajam terhadap situasi terkini mantan klubnya di bawah asuhan Arne Slot. Carragher menilai posisi manajer asal Belanda tersebut tidak lagi aman apabila The Reds gagal mengamankan posisi empat besar di klasemen akhir Liga Inggris.

Setelah berhasil merengkuh gelar juara Premier League pada musim lalu, Liverpool justru tampil tidak konsisten pada musim ini. Meski sempat mencatatkan lima kemenangan beruntun di awal kompetisi, performa Virgil van Dijk dan kawan-kawan merosot tajam dengan menelan lima kekalahan dari enam pertandingan terakhir.

Penurunan Performa Setelah Belanja Besar

Keterpurukan ini menjadi sorotan tajam mengingat Liverpool telah menggelontorkan dana hingga 450 juta paun pada bursa transfer musim panas lalu. Investasi besar tersebut awalnya diharapkan mampu menjaga momentum juara, namun kenyataannya Liverpool kini tertahan di peringkat keenam klasemen sementara.

Saat ini, Liverpool terpaut selisih dua poin dari zona Liga Champions. Kegagalan mempertahankan gelar juara dinilai Carragher sebagai tanggung jawab kolektif, namun kegagalan menembus kompetisi elit Eropa akan menjadi persoalan yang berbeda bagi masa depan Slot.

Kritik Carragher Terkait Tanggung Jawab Manajer

Dalam wawancaranya bersama Sky Sports, Carragher menegaskan bahwa ekspektasi terhadap Liverpool sangat tinggi mengingat struktur finansial klub. Ia menyoroti beban gaji pemain yang disebut sebagai yang tertinggi di Premier League sebagai faktor penentu posisi akhir di liga.

“Begitu Anda mulai mengkhawatirkan tiket lolos ke Liga Champions musim depan, itulah ketika saya kira kita punya persoalan yang berbeda ketika bicara soal pekerjaan manajer. Itu, buat saya, beda banget,” ujar Carragher kepada Sky Sports.

Carragher menambahkan bahwa tidak lolos ke Liga Champions setelah belanja besar dan memiliki tagihan gaji tertinggi akan memicu pertanyaan serius. “Tidak lolos ke Liga Champions setelah jadi juara, belanja 450 juta paun, dan punya tagihan gaji paling tinggi di Premier League, saya kira ada pertanyaan-pertanyaan serius yang harus dijawab,” tegasnya.

Informasi mengenai pernyataan Jamie Carragher dan situasi internal Liverpool ini dihimpun melalui laporan media olahraga Sky Sports.