Jose Mourinho melontarkan kritik tajam terhadap tren penunjukan pelatih di klub-klub besar Eropa saat ini. Komentar tersebut disampaikan menjelang laga Benfica melawan Juventus di Liga Champions, Kamis (22/1/2026) dini hari WIB, yang berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk tim tamu.
Kritik Mourinho Terhadap Pelatih Tanpa Rekam Jejak
Mourinho memberikan apresiasi kepada klub-klub yang masih mempercayakan kursi kepelatihan kepada sosok berpengalaman. Ia mencontohkan langkah Juventus yang merekrut Luciano Spalletti, AC Milan dengan Max Allegri, serta AS Roma yang menunjuk Gian Piero Gasperini.
“Ketika AC Milan merekrut Max (Allegri), atau ketika Juventus merekrut Luciano (Spalletti) atau ketika AS Roma merekrut (Gian Piero) Gasperini, itu tidak pernah mengejutkan saya, karena kita berbicara tentang pelatih-pelatih hebat,” ujar Mourinho sebagaimana dilansir dari Tribuna.
Namun, pelatih asal Portugal tersebut merasa heran dengan fenomena klub raksasa yang memilih manajer minim pengalaman. “Bagi saya, kejutan itu adalah ketika ada pelatih tanpa sejarah dan tanpa rekam jejak memiliki kesempatan melatih klub-klub besar di dunia. Situasinya sekarang banyak seperti itu,” tambahnya.
Sindiran untuk Real Madrid, Chelsea, dan Manchester United
Pernyataan Mourinho ini diyakini menyasar sejumlah mantan klubnya yang baru saja melakukan pergantian di kursi manajer. Real Madrid saat ini dilatih oleh Alvaro Arbeloa yang dipromosikan dari tim akademi untuk menggantikan Xabi Alonso yang dipecat.
Di Inggris, Chelsea menunjuk Liam Rosenior sebagai manajer baru setelah mendepak Enzo Maresca. Sementara itu, Manchester United kini ditukangi oleh Michael Carrick yang bertugas sebagai manajer hingga akhir musim kompetisi.
Informasi mengenai pernyataan Jose Mourinho ini dihimpun melalui laporan media olahraga Tribuna.