Sepakbola

Juergen Hardt Desak Negara Eropa Boikot Piala Dunia 2026 Jika Amerika Serikat Nekat Rebut Greenland

Rencana Amerika Serikat untuk menguasai wilayah Greenland memicu ketegangan diplomatik yang kini merembet ke ranah sepak bola internasional. Sejumlah pihak di Eropa mulai menyuarakan aksi boikot terhadap gelaran Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada Juni mendatang.

Donald Trump dilaporkan membidik Greenland untuk dikuasai AS, bahkan menyiratkan kesiapan pengerahan kekuatan militer untuk merebut wilayah tersebut dari kedaulatan Denmark. Merespons ancaman tersebut, Denmark telah mengirimkan pasukan militer guna mengamankan wilayahnya sementara Uni Eropa mulai bersiaga penuh.

Usulan Boikot dari Politisi Jerman

Politisi Jerman, Juergen Hardt, melontarkan saran agar negara-negara Eropa meninggalkan Piala Dunia 2026. Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk memberikan tekanan politik agar pemerintah Amerika Serikat membatalkan niatnya terhadap Greenland.

“Menarik diri dari turnamen, bagaimanapun, hanya akan dipertimbangkan sebagai pilihan terakhir untuk membuat Trump menyadari pentingnya masalah Greenland,” ujar Hardt sebagaimana dikutip dari Sportbible.

Kekhawatiran Federasi Sepak Bola Eropa

Laporan Guardian menyebutkan bahwa beberapa kepala asosiasi sepak bola di Eropa mulai mengkhawatirkan rencana aneksasi tersebut. Para petinggi federasi dilaporkan mulai membahas bagaimana sepak bola harus merespons situasi geopolitik yang memanas antara Eropa dan Amerika Serikat.

Piala Dunia 2026 merupakan turnamen akbar yang akan diikuti oleh 48 tim nasional. Amerika Serikat, bersama Kanada dan Meksiko, menjadi tuan rumah perhelatan yang dijadwalkan mulai bergulir pada Juni 2026 mendatang.

Informasi mengenai potensi boikot dan ketegangan diplomatik ini dikonfirmasi melalui laporan Sportbible dan Guardian.

Tinggalkan komentar