Sepakbola

Kupas Tuntas! Perbedaan Mendasar Liga Champions, Liga Europa, dan Conference League Musim 2024/2025

Advertisement

Liga Champions, Liga Europa, dan UEFA Conference League merupakan tiga kompetisi antarklub Eropa paling bergengsi yang rutin digelar setiap musim. Ketiga ajang ini berada di bawah naungan Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) dan mempertemukan klub-klub terbaik dari berbagai negara untuk bersaing di level internasional.

Meskipun sama-sama kompetisi Eropa, ketiganya memiliki perbedaan signifikan, terutama dari segi level, format, hingga hadiah yang diperebutkan. Berikut adalah rangkuman perbedaan mendasar antara Liga Champions, Liga Europa, dan Conference League per Sabtu, 31 Januari 2026.

Level Kompetisi

Tingkat kompetisi menjadi aspek utama yang membedakan ketiga ajang ini. Liga Champions menempati posisi teratas sebagai kompetisi paling bergengsi, diikuti oleh Liga Europa di tingkat kedua, dan UEFA Conference League sebagai kompetisi tingkat ketiga di sepak bola Eropa.

Liga Champions diikuti oleh tim-tim terbaik dari liga domestik masing-masing, umumnya adalah empat besar klasemen liga musim sebelumnya. Ajang ini menjadi yang paling bertabur bintang dan paling diidamkan setiap klub.

Sementara itu, Liga Europa umumnya diikuti oleh tim-tim yang finis di peringkat kelima atau keenam liga domestik, serta pemenang piala domestik di beberapa negara. Kompetisi ini juga menjadi wadah bagi tim-tim yang tereliminasi dari babak kualifikasi Liga Champions.

UEFA Conference League menjadi kompetisi bagi tim-tim dari anggota UEFA tingkat bawah atau mereka yang finis di peringkat keenam atau ketujuh liga domestik. Pemenang kompetisi ini berhak mengikuti fase Liga Europa musim berikutnya, kecuali jika mereka telah lolos ke Liga Champions melalui jalur liga domestik.

Format Kompetisi Terbaru

UEFA secara resmi mengubah format kompetisi untuk Liga Champions, Liga Europa, dan Conference League mulai musim 2024/25. Perubahan ini mengadopsi format liga yang diikuti oleh 36 tim, berbeda dari format sebelumnya yang hanya melibatkan 32 peserta.

Advertisement

Dalam format baru ini, setiap tim di Liga Champions dan Liga Europa akan bermain delapan kali di fase grup. Adapun di Conference League, setiap tim akan bermain enam kali di fase grup. Melalui format baru ini, setiap tim di ketiga kompetisi tersebut akan bermain paling sedikit enam kali dan terbanyak 12-13 kali sepanjang turnamen.

Trofi dan Nominal Hadiah

Selain level dan format, trofi serta hadiah yang ditawarkan di Liga Champions, Liga Europa, dan Conference League juga memiliki perbedaan signifikan.

Trofi Liga Champions, yang dikenal dengan sebutan “Si Telinga Besar”, memiliki bobot 11 kg dengan tinggi 74 cm. Trofi ini berbentuk wadah besar dengan gagang menyerupai telinga. Trofi Liga Europa berbentuk gelas raksasa berwarna perak dengan alas marmer kuning, memiliki bentuk lebih ramping dan berat sekitar 15 kg. Sementara itu, trofi Conference League berbentuk wadah besar dengan tinggi 57,5 cm dan berat 11 kg.

Rincian hadiah uang untuk ketiga kompetisi tersebut adalah sebagai berikut:

KompetisiJuaraRunner-upSemifinalis
Liga Champions20 juta euro (Rp340 miliar)15,5 juta euro (Rp263 miliar)12,5 juta euro (Rp212 miliar)
Liga Europa8,6 juta euro (Rp146 miliar)4,6 juta euro (Rp78 miliar)2,8 juta euro (Rp47 miliar)
Conference League5 juta euro (Rp85 miliar)3 juta euro (Rp51 miliar)2 juta euro (Rp34 miliar)

Informasi mengenai perbedaan level, format, dan hadiah ketiga kompetisi Eropa ini dirangkum dari berbagai sumber media olahraga terkemuka.

Advertisement