Sepakbola

Leonardo Bonucci Puji Dampak Positif Luciano Spalletti yang Berhasil Kembalikan Kejayaan Juventus

Mantan bek legendaris Juventus, Leonardo Bonucci, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Luciano Spalletti yang dinilai berhasil mengembalikan identitas klub sebagai kekuatan utama di Italia. Sejak mengambil alih kursi kepelatihan dari Igor Tudor pada Oktober 2025, Spalletti membawa perubahan signifikan bagi skuad Si Nyonya Tua.

Statistik Impresif Juventus di Bawah Spalletti

Di bawah arahan Spalletti, Juventus menunjukkan konsistensi yang luar biasa dalam 17 pertandingan terakhir. Berdasarkan data statistik, Bianconeri berhasil mengamankan 11 kemenangan, empat hasil imbang, dan hanya menelan dua kekalahan di semua kompetisi.

Catatan tersebut membuat persentase kemenangan Spalletti mencapai angka 64,71 persen. Performa ini dianggap sebagai sinyal kebangkitan klub setelah sempat mengalami periode sulit di awal musim sebelum pergantian pelatih dilakukan.

Kesan Bonucci Terhadap Atmosfer Tim

Bonucci mengungkapkan bahwa perubahan yang dibawa Spalletti tidak hanya terlihat dari hasil pertandingan, tetapi juga dari suasana di dalam ruang ganti. Ia menyebut para pemain merasa sangat puas dengan metode kepelatihan yang diterapkan oleh mantan juru taktik Napoli tersebut.

“Saat ini, bersama Spalletti, rasanya Juventus kembali seperti semula,” kata Bonucci kepada DAZN. “Saya berbicara dengan orang-orang di dalam tim, serta dengannya, dan saya harus mengatakan bahwa mereka semua sangat senang dengan apa yang dia berikan di lapangan dan hubungannya dengan tim.”

Hubungan Profesional Meski Sempat Tersisih

Menariknya, Bonucci tetap memberikan pujian meski dirinya sempat diabaikan oleh Spalletti untuk masuk ke skuad Timnas Italia di penghujung kariernya. Ia menegaskan bahwa hubungan mereka tetap berjalan profesional tanpa ada rasa kesal atau dendam pribadi.

Bonucci menjelaskan bahwa ia sempat berkomunikasi langsung dengan Spalletti saat memutuskan pindah ke Istanbul demi mengejar tempat di tim nasional. Meski akhirnya tidak masuk dalam rencana sang pelatih, keduanya tetap menjaga rasa hormat satu sama lain.

“Ketika saya tidak termasuk dalam rencananya, kami berbicara dan menjelaskan sudut pandang masing-masing. Kami berjabat tangan, berpelukan, dan melanjutkan,” tegas Bonucci mengenai hubungannya dengan pelatih yang juga pernah membawa Inter Milan berprestasi tersebut.

Informasi mengenai perkembangan internal tim dan komentar Leonardo Bonucci ini dihimpun melalui wawancara eksklusif dengan media olahraga DAZN.

Tinggalkan komentar