Liam Rosenior, manajer Chelsea, menegaskan perannya di Stamford Bridge hanya berfokus pada urusan taktik tim, tanpa keterlibatan dalam bursa transfer pemain. Struktur manajemen The Blues yang unik menjadi alasan di balik pembagian tugas ini.
Peran Spesifik Liam Rosenior di Chelsea
Rosenior, yang mulai menjabat sebagai manajer Chelsea sejak awal Januari 2026 menggantikan Enzo Maresca, memiliki lingkup tanggung jawab yang berbeda dari manajer klub Liga Inggris pada umumnya. Ia tidak memiliki kewenangan penuh dalam proses perekrutan pemain.
Manajer lain di Liga Inggris kerap terlibat langsung dalam proses transfer. Namun, Rosenior secara eksplisit menyatakan bahwa ia tidak menjalankan peran tersebut di Chelsea.
Struktur Manajemen The Blues dan Lima Direktur Olahraga
Pembagian tugas ini terjadi karena Chelsea memiliki lima Direktur Olahraga yang secara khusus menangani masalah transfer pemain. Kelima sosok tersebut adalah Paul Winstansley, Laurence Stewart, Joe Shields, Sam Jewell, dan Dave Fallows.
Rosenior mengaku senang dengan perannya saat ini. Ia dapat sepenuhnya berkonsentrasi pada aspek taktik dan performa tim, tanpa harus memusingkan urusan perekrutan pemain baru.
Kepercayaan Penuh Rosenior pada Tim Transfer
Pria asal Inggris ini merasa struktur manajerial Chelsea sangat baik. Ia juga menegaskan kepercayaan penuhnya kepada para direktur olahraga dalam merekrut pemain anyar untuk skuad Si Biru.
“Itulah indahnya menjadi kepala pelatih dalam sebuah struktur: Saya bukan manajer kuno yang mengeluarkan telepon dan menelepon siapa saja,” ujar Rosenior dikutip dari DailyMail.
“Saya memiliki orang-orang terbaik, menurut saya, di dunia sepak bola yang mengerjakan hal-hal tersebut. Saya mungkin hanya melihat dua persen terakhir dari pekerjaan mereka, yang memungkinkan saya untuk fokus pada apa yang perlu saya fokuskan: tim dan performa,” jelasnya.
Pernyataan Liam Rosenior ini dikutip dari laporan DailyMail.
