Liverpool sukses memperpanjang catatan positif mereka setelah menumbangkan Marseille dengan skor telak 3-0 dalam lanjutan fase liga Liga Champions di Stade Velodrome, Kamis (22/1/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini sekaligus memastikan skuad asuhan Arne Slot belum tersentuh kekalahan dalam 13 pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Tiga gol kemenangan The Reds masing-masing dihasilkan melalui aksi Dominik Szoboszlai pada babak pertama, yang kemudian digandakan oleh gol bunuh diri kiper Geronimo Rulli serta penyelesaian akhir Cody Gakpo di paruh kedua. Hasil ini melambungkan posisi Liverpool ke urutan keempat klasemen fase liga dengan raihan 15 poin dari tujuh pertandingan, sekaligus memperbesar peluang lolos langsung ke babak 16 besar.
Dominasi Liverpool di Stade Velodrome
Tampil di hadapan pendukung lawan, Liverpool menunjukkan dominasi sejak awal laga. Gol pembuka dari Szoboszlai memberikan kepercayaan diri bagi tim tamu sebelum jeda antar babak. Memasuki babak kedua, tekanan Liverpool memaksa Geronimo Rulli melakukan kesalahan fatal yang berujung gol bunuh diri, sebelum akhirnya Cody Gakpo menutup pesta kemenangan tim asal Merseyside tersebut.
Tambahan tiga poin ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Liverpool menjadi 13 laga beruntun. Terakhir kali Mohamed Salah dan kawan-kawan menelan kekalahan adalah saat menyerah 1-4 dari PSV Eindhoven pada matchday kelima. Meski demikian, dalam rangkaian 13 laga tersebut, Liverpool mencatatkan tujuh kemenangan dan enam hasil imbang.
Evaluasi Arne Slot Terkait Konsistensi Tim
Manajer Liverpool, Arne Slot, memberikan apresiasi atas performa anak asuhnya namun tetap menekankan pentingnya peningkatan kualitas permainan. Slot menyoroti efisiensi tim yang dianggapnya masih bisa dioptimalkan, terutama saat menghadapi tim-tim dengan pertahanan rapat.
“Kami cuma tertinggal 54 menit dalam rangkaian 13 laga tak terkalahkan itu. Kami punya banyak peluang di awal untuk mengunci laga ini. Hari ini kami mungkin pantas mendapatkan hasil ini. Kami memang sering tidak beruntung musim ini,” ujar Slot sebagaimana dilansir Daily Mail.
Pelatih asal Belanda tersebut juga mengakui atmosfer sulit yang diciptakan oleh pendukung tuan rumah. Menurutnya, kualitas manajer dan pemain Marseille sempat menyulitkan skema permainan Liverpool di awal laga.
“Selalu sulit menghadapi Marseille karena fans fanatik mereka dan juga kualitas para pemainnya. Tapi, yang bikin lebih sulit adalah kualitas manajer mereka. Untungnya kami sudah siap untuk itu,” sambungnya.
Informasi mengenai statistik pertandingan dan pernyataan resmi manajer Liverpool ini dihimpun melalui laporan Daily Mail dan data resmi UEFA.