Lucky Widja, vokalis grup band Element, meninggal dunia pada Minggu (25/1/2026) malam sekitar pukul 22.20 WIB. Saat ini, jenazah disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Jalan Haji Tholib, Cipete Utara, Jakarta Selatan.
Rencana Pemakaman di TPU Jeruk Purut
Pihak manajemen Element, Safri, mengonfirmasi bahwa prosesi pemakaman akan dilangsungkan pada Senin (26/1) siang. Jenazah dijadwalkan akan dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut setelah waktu salat zuhur.
Sejumlah kerabat dan rekan sejawat, termasuk personel Element Ferdy Tahier, dilaporkan telah berada di rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir. “Akan dimakamkan hari ini, setelah salat zuhur di TPU Jeruk Purut,” kata Safri melalui pesan singkat.
Riwayat Penyakit Tuberkulosis Ginjal
Sebelum meninggal dunia, Lucky sempat membagikan perjuangannya melawan penyakit tuberkulosis (TB) ginjal yang didiagnosis sejak tahun 2022. Penyakit tersebut menyerang sistem saluran kemih secara menyeluruh, meliputi ginjal, ureter, kandung kemih, hingga uretra.
Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Ferdy Tahier pada Februari 2023, Lucky mengungkapkan bahwa kondisi tersebut merusak fungsi organ tubuhnya secara perlahan. “Gue kena namanya TB Ginjal. Tuberkulosis di seluruh bagian bawah badan, ginjal, ureter, kandung kemih, uretra, kena semua,” ujarnya kala itu.
Kondisi medis tersebut sempat membuat fungsi ginjal Lucky menurun hingga stadium 5 dengan sisa fungsi hanya 18 persen. Dampak dari penyakit menahun ini juga terlihat pada penurunan berat badan yang drastis, dari semula 82-84 kg menjadi 64-65 kg.
Gejala dan Tindakan Medis
Lucky menceritakan gejala awal yang dirasakannya berupa kondisi fisik yang sering pingsan mendadak setelah berbuka puasa. Berdasarkan hasil pemeriksaan CT Scan, tim medis menemukan adanya pembengkakan pada salah satu ginjal sementara ginjal lainnya mengecil.
Selama masa perawatan, Lucky telah menjalani beberapa kali prosedur operasi untuk pemasangan dan pelepasan stent pada saluran kemihnya. Dokter mendiagnosis bahwa jenis TBC yang diidapnya bersifat merusak organ dalam secara bertahap meski tidak menular seperti TBC paru-paru.
Informasi mengenai rencana pemakaman dan riwayat kesehatan almarhum ini dihimpun berdasarkan keterangan pihak manajemen Element dan pernyataan resmi Lucky Widja dalam berbagai kesempatan media.