Arsenal menelan kekalahan tipis 2-3 saat menjamu Manchester United di Emirates Stadium pada laga pekan ke-23 Premier League, Minggu (25/1/2026) malam WIB. Hasil negatif ini memicu kritik dari legenda klub, Patrick Vieira, yang mempertanyakan ketangguhan mental skuad asuhan Mikel Arteta dalam perburuan gelar juara.
Tren Negatif Meriam London di Premier League
Kekalahan dari Setan Merah memperpanjang catatan buruk Arsenal yang gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir di liga domestik. Sebelum ditumbangkan MU, The Gunners hanya mampu bermain imbang tanpa gol secara berturut-turut saat menghadapi Liverpool dan Nottingham Forest.
Saat ini, Arsenal masih memimpin klasemen sementara Premier League dengan koleksi 50 poin. Namun, posisi mereka kian terancam oleh Manchester City dan Aston Villa yang terus membayangi di peringkat kedua dan ketiga dengan raihan masing-masing 46 poin.
Tanggapan Mikel Arteta Terhadap Kritik Patrick Vieira
Patrick Vieira secara terbuka menyoroti performa teknis dan mentalitas para pemain Arsenal yang dianggap goyah di bawah tekanan persaingan gelar. Menanggapi hal tersebut, Mikel Arteta menyatakan kesiapannya untuk menerima segala bentuk evaluasi demi perbaikan tim ke depan.
“Kami menerima setiap opini, dari mana pun asalnya, dan mereka pasti memiliki alasan yang tepat untuk mengatakannya,” ujar Arteta sebagaimana dilansir dari laman resmi klub. Ia menegaskan bahwa pembuktian mentalitas seharusnya terjadi secara konsisten di atas lapangan.
Arteta juga membandingkan performa timnya saat tampil apik di Milan dengan laga kontra MU. Menurutnya, kesalahan teknis menjadi faktor utama kekalahan timnya kali ini. “Saya tidak tahu apakah itu faktor mental akibat tekanan, tetapi kami bermain buruk secara teknis. Melawan tim yang bisa menghukum Anda dengan sangat berat saat melakukan kesalahan, itulah perbedaannya,” pungkasnya.
Informasi mengenai pernyataan manajer dan evaluasi pertandingan ini dikonfirmasi melalui laman resmi klub Arsenal.