Chelsea berhasil memetik kemenangan tipis 1-0 saat menjamu Pafos dalam lanjutan fase grup Liga Champions di Stamford Bridge, Kamis (22/1/2026) dini hari WIB. Gol tunggal kemenangan The Blues dicetak oleh gelandang asal Ekuador, Moises Caicedo, yang sekaligus menegaskan peran krusialnya di lini tengah tim asuhan Enzo Maresca.
Kepemimpinan Senyap Moises Caicedo di Lapangan
Moises Caicedo kini mulai dipandang sebagai sosok pemimpin baru di skuad Chelsea berkat performa konsistennya. Meski demikian, pemain berusia 24 tahun tersebut mengaku bukan tipe pemain yang vokal di ruang ganti, melainkan lebih memilih membuktikan kualitasnya melalui aksi nyata.
“Ada banyak orang bilang pada saya bahwa saya seorang pemimpin. Saya tak banyak berbicara di ruang ganti, tapi saya lebih suka untuk menunjukkannya di atas lapangan dan di saat latihan,” ujar Caicedo dalam wawancaranya bersama TNT Sports usai pertandingan.
Apresiasi Wesley Fofana untuk Sang Gelandang
Performa impresif Caicedo mendapat apresiasi tinggi dari rekan setimnya, Wesley Fofana. Bek asal Prancis itu menyoroti kontribusi besar Caicedo yang sangat dominan baik dalam situasi menyerang maupun bertahan sepanjang laga melawan wakil Siprus tersebut.
Fofana secara khusus terkesan dengan gol sundulan yang dicetak Caicedo, mengingat sang gelandang tidak memiliki postur tubuh yang terlalu tinggi. Menurutnya, efektivitas Caicedo dalam memanfaatkan peluang menjadi kunci kemenangan Chelsea malam itu.
“Semua orang tahu dia luar biasa. Dia banyak membantu tim saat tak menguasai bola, tapi juga saat menguasai bola. Malam ini kita melihat dia mencetak gol dengan sundulan yang bagus, dia bukan yang paling tinggi, tapi dia mencetak gol dan kami sangat senang,” kata Fofana menambahkan.
Informasi mengenai jalannya pertandingan dan pernyataan pemain ini dikonfirmasi melalui laporan resmi pertandingan Chelsea di kompetisi Liga Champions.