Selebritis

Pandji Pragiwaksono Tanggapi Laporan Polisi Terkait Dugaan Penistaan Agama dalam Materi Stand-Up ‘Mens Rea’

Advertisement

Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke pihak kepolisian terkait dugaan penistaan agama. Laporan ini menyangkut materi pertunjukan stand-up comedy berjudul “Mens Rea” yang ditayangkan melalui platform Netflix. Sejumlah laporan telah masuk ke Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri hingga akhir Januari 2026.

Laporan Polisi dan Proses Hukum

Kuasa hukum Pandji, Haris Azhar, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. “Ya kita tahu, ada beberapa laporan,” kata Haris Azhar di Bareskrim Mabes Polri, Senin (2/2/2026).

Haris menambahkan, “Update-nya, ya kalau kita lihat dari pemberitaan polisi lagi periksa 17 saksi. Itu aja. Selebihnya tanya sama polisi.”

Hingga akhir Januari 2026, Polda Metro Jaya menerima sekitar enam laporan, terdiri dari lima laporan polisi dan satu pengaduan, terkait “Mens Rea”. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan fitnah di muka umum, penghasutan, dan penistaan agama.

Haris Azhar juga menyebut bahwa sejauh ini masih ada proses pemeriksaan dan pemanggilan yang berjalan. Ia belum bisa memastikan apakah Pandji sudah mendapat panggilan. “Ee.. sejauh ini sih kayaknya.. masih pada ngumpulin yang lain kali ya?” kata Pandji. “Masih pemeriksaan, panggilan ada juga sih. Cuma nanti aja kita kabarin,” pungkasnya.

Tanggapan Pandji Pragiwaksono

Menanggapi polemik dan pro kontra yang muncul di masyarakat, Pandji menyatakan bahwa setiap orang berhak memiliki opini terhadap karyanya. Ia menegaskan, “Mens Rea” merupakan pertunjukan komedi yang dibuat untuk menghibur.

“Saya rasa siapapun berhak untuk punya opini. Saya sebagai orang yang berkarya, ketika karyanya sudah dirilis, orang bisa punya opini. Saya membebaskan siapapun untuk punya pendapat terhadap karya saya. Bagi saya itu adalah pertunjukan komedi, didesain untuk menghibur masyarakat,” ujar Pandji.

Terkait viralnya “Mens Rea” yang sempat menempati posisi nomor satu di Netflix, Pandji mengaku telah memperkirakan akan ada respons dari publik. Awalnya, ia mengharapkan respons positif.

Advertisement

“Tapi saya memperkirakannya respons terhibur. Bahwa pada akhirnya seperti ini, ya saya terima aja. Siapapun boleh punya pendapat terhadap karya saya,” katanya.

Terkait laporan dari sejumlah kelompok masyarakat, termasuk Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU), Pandji memilih menghormati proses hukum yang berjalan. “Mungkin beliau-beliau ini sedang menjalankan haknya sebagai warga negara. Saya ikutin aja prosesnya,” kata Pandji.

Alasan Penayangan di Netflix

Pandji menjelaskan alasan memilih Netflix sebagai medium penayangan “Mens Rea”. Menurutnya, langkah tersebut diambil agar karyanya bisa menjangkau audiens yang lebih luas.

“Jadi ketika ada kesempatan untuk menghibur masyarakat luas lewat apapun itu, termasuk Netflix, ya tentu saya ambil opsinya. Masyarakat butuh dihibur,” ucapnya.

Detail Laporan dan Pihak Pelapor

Presidium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid, sebelumnya melaporkan Pandji ke polisi. Laporan tersebut menyoroti salah satu materi “Mens Rea” yang dianggap menyindir pemberian konsesi tambang dari pemerintah kepada NU.

Informasi mengenai laporan kepolisian dan tanggapan Pandji Pragiwaksono ini disampaikan melalui berbagai pemberitaan media massa.

Advertisement