Sepakbola

Pep Guardiola Keluhkan Standar Ganda: Man City Kalah Disebut Bencana, Tim Lain Dianggap Biasa

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menilai adanya standar ganda yang diterapkan publik saat mengkritik timnya dibandingkan klub besar lainnya. Guardiola merasa The Citizens seolah tidak diizinkan melakukan kesalahan dan selalu dituntut untuk tampil sempurna di setiap kompetisi.

Dua Kekalahan Beruntun dan Tekanan Publik

Kritik tajam menghujani City setelah mereka menelan dua kekalahan dalam sepekan terakhir. Usai tumbang 0-2 di kancah domestik, City kembali menelan pil pahit saat kalah 1-3 dari Bodo/Glimt di Liga Champions. Laga tersebut juga diwarnai kartu merah Rodri setelah menerima dua kartu kuning.

Hasil minor ini berdampak pada posisi City di klasemen. Dengan koleksi 43 poin, mereka kini tertinggal tujuh angka dari Arsenal yang kokoh di puncak klasemen Liga Inggris. Di pentas Eropa, City tertahan di urutan ke-11 dengan 13 poin dan terancam gagal lolos langsung ke babak 16 besar.

Kutipan Pedas Pep Guardiola

Dalam konferensi pers jelang laga melawan Wolverhampton Wanderers pada Sabtu (24/1/2026) pukul 22.00 WIB, Guardiola mengungkapkan kekesalannya. Ia menyoroti persepsi publik yang menganggap situasi City sebagai bencana, sementara tim lain dengan poin serupa dianggap normal.

“Kami tak boleh kalah, kan? Manchester City begitu sempurna sampai-sampai kami tak boleh kalah. Saya tahu memang begitulah adanya. Kami harus mengubah dinamika dan memenangkan laga,” ujar Guardiola sebagaimana dikutip dari Marca.

Guardiola juga membandingkan situasi timnya di Liga Champions. “Memiliki 13 poin di Liga Champions dianggap bencana bagi kami, tetapi ada delapan tim lain yang memiliki poin sama, termasuk salah satu tim terbaik di dunia. Bagi mereka itu tidak masalah, bagi kami itu bencana. Standar yang ditetapkan sangat tinggi,” tambahnya.

Persaingan di Klasemen dan Ancaman Jadwal Padat

Pernyataan Guardiola tersebut diduga menyindir Chelsea yang juga mengoleksi 13 poin di Liga Champions namun berada di posisi keenam Liga Inggris. Jika gagal mengalahkan Galatasaray pada matchday terakhir pekan depan, City harus melalui babak play-off yang akan menambah kepadatan jadwal mereka.

Informasi mengenai pernyataan Pep Guardiola ini dihimpun dari sesi konferensi pers resmi klub menjelang lanjutan kompetisi Liga Inggris.

Tinggalkan komentar