Sepakbola

Pep Guardiola Lantang Bela Palestina di Acara Amal Barcelona, Kecam Keras Penguasa Pengecut

Advertisement

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, kembali menyuarakan dukungannya untuk Palestina dalam sebuah acara amal di Barcelona. Guardiola menjadi pembicara utama dalam acara ‘Act x Palestine’ yang digelar pada Kamis (29/01) waktu setempat, bertujuan menyoroti kesulitan yang tengah dihadapi warga Palestina.

Dalam pidatonya, pria berusia 55 tahun itu secara khusus menyoroti penderitaan anak-anak yang kehilangan orang tua akibat konflik di Gaza. Ia juga mengecam keras pihak-pihak berkuasa yang dianggap tidak bertanggung jawab.

Guardiola Kenakan Keffiyeh dan Kecam Penguasa

Pep Guardiola membuka pidatonya dengan salam “Assalamualaikum” dan mengenakan keffiyeh sebagai simbol solidaritas. Ia mengungkapkan keprihatinannya melihat kondisi anak-anak di Palestina.

“Apa yang kita pikirkan ketika kita melihat seorang anak-anak dalam dua tahun terakhir ini dengan gambar-gambar di media sosial, di televisi, merekam dirinya sendiri, memohon ‘di mana ibu saya?’ di antara reruntuhan, dan mereka tidak menyadari apa yang terjadi,” ungkap Guardiola seperti dilansir dari Telegraph.

“Saya rasa kita telah meninggalkan mereka sendirian, terlantar,” lirihnya.

Guardiola juga tidak segan melontarkan kritik tajam kepada para penguasa yang dinilainya pengecut dalam menghadapi konflik Israel dan Palestina.

“Orang-orang berkuasa adalah pengecut karena mereka mengirim orang-orang tak bersalah untuk membunuh orang-orang tak bersalah, sementara mereka sendiri berada di rumah dengan pemanas saat cuaca dingin dan pendingin udara saat cuaca panas,” tegasnya.

Advertisement

Solidaritas Berkelanjutan dari Guardiola

Dukungan Pep Guardiola untuk Palestina bukan kali pertama. Pada November 2025, ia turut bersolidaritas dalam laga persahabatan Timnas Catalunya melawan Palestina yang digelar di Estadi Olympic Lluis Companys.

Dalam kesempatan tersebut, Guardiola juga menyampaikan pernyataan keras mengenai konflik yang terjadi.

“Saya tidak bisa membayangkan ada orang di dunia ini yang bisa membela pembantaian di Gaza. Anak-anak kita bisa berada di sana dan dibunuh hanya karena lahir di sana. Saya tidak percaya pada para pemimpin. Mereka akan melakukan apa saja untuk tetap berkuasa,” tegasnya pada November lalu.

Konflik Israel-Palestina dan Pernyataan PBB

Konflik antara Israel dan Palestina hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Pihak Israel semakin gencar melakukan invasi di wilayah Palestina.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada September 2025 menegaskan bahwa tindakan tersebut termasuk ke dalam kategori Genosida.

Informasi mengenai pernyataan Pep Guardiola dalam acara amal ‘Act x Palestine’ ini dilansir dari laporan Telegraph.

Advertisement