Sepakbola

Real Madrid Tanggapi Insiden Rasisme Vinicius Jr.: Alvaro Arbeloa Jelaskan Kondisi dan Sikap Tegas Klub

Advertisement

Real Madrid tengah bersiap menghadapi Osasuna dalam lanjutan Liga Spanyol 2025-2026 pada Minggu (22/2/2026) dini hari WIB di Stadion El Sadar. Namun, persiapan Los Blancos sedikit terganggu oleh insiden rasisme yang kembali menimpa bintang mereka, Vinicius Jr., di laga sebelumnya. Alvaro Arbeloa, perwakilan klub, memberikan pembaruan mengenai kondisi terkini pemain asal Brasil tersebut.

Kondisi Terkini Vinicius Jr.

Alvaro Arbeloa tidak menampik bahwa Vinicius Jr. sangat terpukul usai menjadi korban rasisme. Insiden memalukan ini terjadi setelah Vinicius Jr. melakukan selebrasi usai mencetak gol indah saat melawan Benfica di Liga Champions, di mana ia diduga mendapat perlakuan rasisme dari pemain Benfica, Gianluca Prestianni.

“Vini Jr merasa sedih, seperti kita semua. Di atas segalanya, dia marah atas apa yang terjadi. Itu adalah tindakan rasis yang tidak memiliki tempat dalam olahraga atau dalam masyarakat kita,” kata Arbeloa, dikutip dari laman resmi klub.

Arbeloa menekankan bahwa aksi rasisme tidak bisa ditoleransi dan harus dilawan secara serius. Ia menyerukan agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa depan.

“Kita memiliki kesempatan luar biasa untuk tidak membiarkan ini berlalu begitu saja dan terus berjuang melawan momok rasisme ini. Yang benar-benar penting adalah melawan tindakan seperti yang kita saksikan beberapa hari yang lalu. Ini adalah situasi yang tidak dapat ditoleransi yang tidak ingin kita lihat terjadi lagi,” tegasnya.

Ia menambahkan, “Tidak ada, sama sekali tidak ada, yang membenarkan tindakan rasis.”

Vinicius Jr. Bukan Provokator dan Keputusan untuk Tetap Bermain

Meskipun wasit sempat menghentikan laga sebagai bentuk protokol anti-rasisme, Vinicius Jr. memutuskan untuk kembali bermain. Arbeloa menghargai keputusan tersebut, bahkan menyatakan bahwa seluruh tim akan meninggalkan lapangan jika Vinicius memilih untuk tidak melanjutkan pertandingan.

Advertisement

“Itu adalah keputusan Vini untuk kembali ke lapangan dan terus bermain. Jika dia memutuskan untuk tidak melanjutkan bermain, kita semua akan meninggalkan lapangan satu per satu,” ujarnya.

Menanggapi kritik yang menyebut Vinicius Jr. sebagai provokator, termasuk dari Jose Mourinho, Arbeloa membantah keras. Menurutnya, selebrasi gol adalah hal yang wajar dan tidak membenarkan tindakan rasisme.

“Saya tidak suka mengomentari pendapat siapa pun, baik José Mourinho maupun Kompany. Setiap orang bebas memiliki pendapatnya sendiri. Vini mencetak gol fantastis dan merayakannya dengan cara yang telah saya lihat ratusan kali sepanjang sejarah. Kita tidak bisa menggambarkan korban sebagai provokator,” jelas Arbeloa.

Ia melanjutkan, “Dalam kasus saya, itu tidak dapat dibenarkan. Tidak ada yang dilakukan Vini di lapangan sepak bola yang membenarkan tindakan rasis.”

Pernyataan lengkap mengenai insiden rasisme dan kondisi Vinicius Jr. ini disampaikan oleh Alvaro Arbeloa dan dikutip dari laman resmi klub Real Madrid.

Advertisement